Penghukuman Atas Mesir

“Pada waktu itu akan ada mezbah bagi TUHAN di tengah-tengah tanah Mesir dan tugu peringatan bagi TUHAN pada perbatasannya.” (Yesaya 19:19)



Pembahasan: Yesaya 19:1-25 | Ayat Bacaan: Yesaya 19-20

Ketika mendengar kata penghukuman, apa yang segera terlintas di benak kita? Kita sering langsung membayangkan akhir yang gelap: kehancuran, kehilangan, dan penolakan Allah. Demikian pula Mesir dalam Yesaya 19. Sebagai bangsa yang besar, kuat, dan angkuh, Mesir diguncang dari dalam. Hikmat para penasihatnya runtuh, ekonomi lumpuh, dan ilah-ilahnya terbukti tidak berdaya. Mesir diibaratkan seperti pohon besar yang keropos di bagian dalam dan menunggu kehancuran.

Allah tidak sedang melampiaskan amarah secara membabi buta. Sebagai Penguasa sejarah, Ia tengah menggoyahkan sandaran-sandaran palsu agar bangsa ini berhenti mengandalkan kekuatan sendiri dan mulai mencari Dia. Allah tengah meruntuhkan berhala-berhala supaya mereka kembali bersandar kepada-Nya. Penghukuman ternyata bukanlah klimaks terakhir. Di tengah ketakutan dan kehancuran, Mesir pun mulai mengenal TUHAN, berseru pada-Nya, bahkan menyembah-Nya. Yang mengejutkan, musuh lama, yakni Mesir dan Asyur—akhirnya berdiri sejajar dengan Israel sebagai umat yang diberkati. Ketegangan ini menegaskan bahwa penghakiman Allah bersifat pastoral: menyakitkan, tetapi bertujuan untuk memulihkan; mengguncang, tetapi membuka jalan agar bangsa-bangsa kembali kepada-Nya dan bertobat. Karena itu, ketika Allah mengguncang hidup atau kenyamanan kita, janganlah kita hanya melihatnya sebagai kehancuran, melainkan sebagai undangan kasih-Nya.

Pola ini mencapai kepenuhannya dalam Kristus. Di salib, penghakiman Allah atas dosa dinyatakan paling nyata, namun sekaligus membuka pintu keselamatan bagi dunia. Karena itu, ketika hidup diguncang—baik secara pribadi maupun sebagai bangsa—jangan kita terburu-buru menyimpulkan bahwa Allah telah selesai dengan kita. Percayalah, di balik proses yang menyakitkan, Allah sedang bekerja untuk kebaikan kita, mengundang kita masuk ke dalam hubungan yang lebih dalam dengan Dia. Di dalam Kristus, bahkan penghakiman pun dapat menjadi awal karya kasih Allah yang memanggil kita dan dunia untuk datang, mengenal, dan menyembah Dia.

STUDI PRIBADI: Apa yang Yesaya lihat dari berita penghakiman Mesir ini? Bagaimana kita memandang penghakiman dari sisi Allah? Apa tujuan Allah menghukum Mesir?

Pokok Doa: Berdoa bagi konflik yang terjadi di sekitar kita, agar Allah bekerja menyatakan kuasa dan belas kasih-Nya, sehingga dunia bisa mengenal dan melihat Allah dengan benar

×

Yesaya 19:1-25

Ucapan ilahi terhadap Mesir

1 Ucapan ilahi terhadap Mesir. Lihat, TUHAN mengendarai awan yang cepat dan datang ke Mesir, maka berhala-berhala Mesir gemetar di hadapan-Nya, dan hati orang Mesir, merana hancur dalam diri mereka.

2 Aku akan menggerakkan orang Mesir melawan orang Mesir, supaya mereka berperang, setiap orang melawan saudaranya, dan setiap orang melawan temannya, kota melawan kota, kerajaan melawan kerajaan;

3 semangat orang Mesir menjadi hilang, dan rancangannya akan Kukacaukan; maka mereka akan meminta petunjuk kepada berhala-berhala dan kepada tukang-tukang jampi, kepada arwah dan kepada roh-roh peramal.

4 Aku akan menyerahkan orang Mesir ke dalam tangan seorang tuan yang kejam, dan seorang raja yang bengis akan memerintah mereka; demikianlah firman Tuhan, TUHAN semesta alam.

5 Air dari sungai Nil akan habis, dan sungai itu akan menjadi tohor dan kering,

6 sehingga terusan-terusan akan berbau busuk, dan anak-anak sungai Nil akan menjadi dangkal dan tohor, gelagah dan teberau akan mati rebah.

7 Rumput di tepi sungai Nil dan seluruh tanah pesemaian pada sungai Nil akan menjadi kering ditiup angin dan tidak ada lagi.

8 Para nelayan akan mengaduh dan berkabung, yaitu semua orang yang memancing di sungai Nil; semua orang yang menjala di situ akan merana juga.

9 Orang-orang yang mengolah lenan akan mendapat malu, demikian juga tukang-tukang tenun kain putih.

10 Mereka yang menenun akan remuk hatinya, segala pekerja upahan akan bersedih hati.

11 Para pembesar Zoan adalah orang-orang bodoh belaka; para penasihat Firaun yang paling bijaksana memberi nasihat yang dungu. Bagaimanakah kamu dapat berkata kepada Firaun: "Aku ini anak orang-orang bijaksana, anak raja-raja zaman purbakala?"

12 Di manakah orang-orang bijaksanamu? Biarlah mereka mengumumkan kepadamu serta memberitahukan apa yang diputuskan TUHAN semesta alam tentang Mesir.

13 Para pembesar Zoan bertindak tolol, para pembesar Memfis sudah teperdaya; para pemuka suku-suku mereka telah memusingkan Mesir.

14 TUHAN telah mencurahkan di antara mereka suatu roh kekacauan, dan mereka memusingkan Mesir dalam segala usahanya, sehingga seperti seorang mabuk yang pusing waktu muntah-muntah.

15 Dan tidak ada usaha Mesir yang akan berhasil yang dilakukan oleh pemimpin dan pengikut, oleh pemuka dan orang biasa.

16 Pada waktu itu orang-orang Mesir akan seperti orang-orang perempuan; mereka akan gemetar dan terkejut terhadap tangan TUHAN semesta alam yang diacungkan-Nya kepada mereka.

17 Maka tanah Yehuda akan menimbulkan kegemparan di antara orang Mesir, dan siapapun yang teringat kepadanya akan terkejut mendengar keputusan TUHAN semesta alam yang diambil-Nya mengenai mereka.

18 Pada waktu itu akan ada lima kota di tanah Mesir yang berbicara bahasa Kanaan dan yang bersumpah demi TUHAN semesta alam. Satu di antaranya akan disebutkan Ir-Heres.

19 Pada waktu itu akan ada mezbah bagi TUHAN di tengah-tengah tanah Mesir dan tugu peringatan bagi TUHAN pada perbatasannya.

20 Itu akan menjadi tanda kesaksian bagi TUHAN semesta alam di tanah Mesir: apabila mereka berseru kepada TUHAN oleh karena orang-orang penindas, maka Ia akan mengirim seorang juruselamat kepada mereka, yang akan berjuang dan akan melepaskan mereka.

21 TUHAN akan menyatakan diri kepada orang Mesir, dan orang Mesir akan mengenal TUHAN pada waktu itu; mereka akan beribadah dengan korban sembelihan dan korban sajian, dan mereka akan bernazar kepada TUHAN serta membayar nazar itu.

22 TUHAN akan menghajar orang Mesir, akan menghajar dan menyembuhkan; dan mereka akan berbalik kepada TUHAN dan Ia akan mengabulkan doa mereka serta menyembuhkan mereka.

23 Pada waktu itu akan ada jalan raya dari Mesir ke Asyur, sehingga orang Asyur dapat masuk ke Mesir dan orang Mesir ke Asyur, dan Mesir akan beribadah bersama-sama Asyur.

24 Pada waktu itu Israel akan menjadi yang ketiga di samping Mesir dan di samping Asyur, suatu berkat di atas bumi,

25 yang diberkati oleh TUHAN semesta alam dengan berfirman: "Diberkatilah Mesir, umat-Ku, dan Asyur, buatan tangan-Ku, dan Israel, milik pusaka-Ku."

×

Yesaya 18:1-2

1 Wahai! Negeri dengingan sayap di seberang sungai-sungai Etiopia,

2 yang mengirim duta-duta melalui laut dalam perahu-perahu pandan mengarungi permukaan air! Pergilah, hai utusan-utusan yang tangkas, kepada bangsa yang jangkung dan berkulit mengkilap, kepada kaum yang ditakuti dekat dan jauh, yakni bangsa yang berkekuatan ulet dan lalim, yang negerinya dilintasi sungai-sungai!

×

Yesaya 18:4

4 Sebab beginilah firman TUHAN kepadaku: "Aku akan menjenguk dari tempat kediaman-Ku dengan tidak bergerak, seperti hawa panas yang mendidih waktu panas terik, seperti kabut embun di panas musim menuai."

×

Yesaya 18:5-6

5 Sebab sebelum musim buah, apabila waktu berbunga sudah berakhir, dan gugusan putik menjadi buah anggur yang hendak masak, maka TUHAN akan mengerat ranting-rantingnya dengan pisau pemangkas, dan menyisihkan carang-carangnya dengan memancungnya.

6 Semuanya itu akan ditinggalkan bertumpuk-tumpuk bagi burung-burung buas di pegunungan, dan bagi binatang-binatang di hutan. Pada musim panas burung-burung buas akan bermukim di situ dan segala binatang hutan pada musim dingin.

×

Yesaya 18:7

7 Pada waktu itu juga persembahan akan disampaikan kepada TUHAN semesta alam dari kaum yang jangkung dan berkulit mengkilap, dan dari kaum yang ditakuti dekat dan jauh, yakni bangsa yang berkekuatan ulet dan lalim, yang negerinya dilintasi sungai-sungai, ke tempat nama TUHAN semesta alam, yaitu gunung Sion.

×

Pengkhotbah 8:12-13

12 Walaupun orang yang berdosa dan yang berbuat jahat seratus kali hidup lama, namun aku tahu, bahwa orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya.

13 Tetapi orang yang fasik tidak akan beroleh kebahagiaan dan seperti bayang-bayang ia tidak akan panjang umur, karena ia tidak takut terhadap hadirat Allah.

×

Pengkhotbah 8:16

16 Ketika aku memberi perhatianku untuk memahami hikmat dan melihat kegiatan yang dilakukan orang di dunia tanpa mengantuk siang malam,

×

Pengkhotbah 8:17

17 maka nyatalah kepadaku, bahwa manusia tidak dapat menyelami segala pekerjaan Allah, yang dilakukan-Nya di bawah matahari. Bagaimanapun juga manusia berlelah-lelah mencarinya, ia tidak akan menyelaminya. Walaupun orang yang berhikmat mengatakan, bahwa ia mengetahuinya, namun ia tidak dapat menyelaminya.

×

Mazmur 146:9

9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Sharing Is Caring: