Tuhan Tetap Sayang!

“Orang akan menyebutkan mereka ‘bangsa kudus,’ ‘orang-orang tebusan TUHAN,’ dan engkau akan disebutkan ‘yang dicari,’ ‘kota yang tidak ditinggalkan.’” (Yesaya 62:12)



Pembahasan: Yesaya 62:1-12 | Ayat Bacaan: Yesaya 62

Kesulitan mudah sekali membuat kita mempertanyakan kasih dan kepedulian Allah. Saya tidak ingat jumlah pastinya, tetapi rasanya cukup banyak Jemaat yang datang kepada saya dan mengatakan: mereka merasa Tuhan tidak lagi mengasihi mereka. Alasannya, karena Tuhan membiarkan mereka mengalami berbagai kesulitan hidup. Bagi mereka, kasih Tuhan seyogyanya berbanding lurus dengan keadaan yang baik dan nyaman. Jika Tuhan mengasihi mereka, seharusnya Tuhan akan menjaga keadaan mereka supaya tidak sampai mengalami apa yang buruk.

Bangsa Yehuda nampaknya juga bergumul dengan pertanyaan yang sama. John Sawyer mencatat bahwa pengalaman mereka dihukum Tuhan membuat mereka bertanya-tanya apakah Tuhan benar-benar mengasihi mereka. Apalagi, keadaan mereka yang terpuruk membuat mereka sampai dicibir oleh bangsa-bangsa lain sebagai kaum yang ditinggalkan suami atau negeri yang sunyi (ayat 4). Dalam keadaan tersebut, Yesaya mencatat nas ini sebagai bentuk penguatan bagi mereka. Akan tiba saatnya Tuhan memulihkan keadaan mereka sehingga mereka tidak akan lagi disebut dan dicibir demikian. Tidak hanya itu, mereka bahkan akan menjadi sukacita khusus bagi Allah. Ketika hal itu terjadi, bangsa-bangsa lain tidak lagi akan merampas apa yang mereka tanam (ayat 8-9). Singkatnya, saat Yehuda merasa Tuhan tidak lagi mengasihi mereka, Yesaya menegaskan bahwa Tuhan tetap mengasihi mereka.

Kita perlu ingat, apa yang kita pikirkan dan rasakan bukanlah standar kebenaran. Keduanya justru sering bertolak belakang dengan realita. Pikiran dan perasaan kita mudah salah. Ini juga berlaku dalam soal relasi dengan Tuhan. Perasaan ditinggalkan atau tidak lagi dikasihi oleh Tuhan tidak pernah sama dengan benar-benar ditinggalkan atau diabaikan Tuhan. Nyatanya, Tuhan berjanji tidak pernah meninggalkan umat-Nya! (bnd. Yes. 7:14). Karena itu, setiap kali kita merasa tidak lagi dikasihi Tuhan atau ditinggalkan oleh-Nya, ingatlah akan janji-Nya. Menyitir sebuah lagu: ketika kehadiran-Nya tidak kita rasakan, ketika tangan-Nya tidak bisa kita raih, atau ketika rencana-Nya tidak bisa kita pahami, percayai janji firman-Nya!

STUDI PRIBADI: Mengapa pikiran dan perasaan kita tidak bisa menjadi standar kebenaran?

Pokok Doa: Doakanlah agar anak-anak Allah terus mengingat bahwa Allah tetap mengasihi umat-Nya, sehingga mereka hidup lebih penuh gairah.

×

Yesaya 62:4

4 Engkau tidak akan disebut lagi "yang ditinggalkan suami", dan negerimu tidak akan disebut lagi "yang sunyi", tetapi engkau akan dinamai "yang berkenan kepada-Ku" dan negerimu "yang bersuami", sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami.

×

Yesaya 62:8-9

8 TUHAN telah bersumpah demi tangan kanan-Nya, demi tangan kekuatan-Nya: "Sesungguhnya, Aku tidak akan memberi gandummu lagi sebagai makanan kepada musuhmu, dan sesungguhnya, orang-orang asing tidak akan meminum air anggurmu yang telah kauhasilkan dengan bersusah-susah;

9 tetapi orang yang menuainya akan memakannya juga dan akan memuji-muji TUHAN, dan orang yang mengumpulkannya akan meminumnya juga di pelataran-pelataran tempat kudus-Ku."

×

Yesaya 7:14

14 Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.

×

Yesaya 61:5-9

5 Orang-orang luar akan melayani kamu sebagai gembala kambing dombamu, dan orang-orang asing akan bekerja bagimu sebagai petani dan tukang kebun anggurmu.

6 Tetapi kamu akan disebut imam TUHAN dan akan dinamai pelayan Allah kita. Kamu akan menikmati kekayaan bangsa-bangsa dan akan memegahkan diri dengan segala harta benda mereka.

7 Sebagai ganti bahwa kamu mendapat malu dua kali lipat, dan sebagai ganti noda dan ludah yang menjadi bagianmu, kamu akan mendapat warisan dua kali lipat di negerimu dan sukacita abadi akan menjadi kepunyaanmu.

8 Sebab Aku, TUHAN, mencintai hukum, dan membenci perampasan dan kecurangan; Aku akan memberi upahmu dengan tepat, dan akan mengikat perjanjian abadi dengan kamu.

9 Keturunanmu akan terkenal di antara bangsa-bangsa, dan anak cucumu di tengah-tengah suku-suku bangsa, sehingga semua orang yang melihat mereka akan mengakui, bahwa mereka adalah keturunan yang diberkati TUHAN.

×

Lukas 4:18-21

18 "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku

19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."

20 Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.

21 Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."

×

Yesaya 61:10

10 Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.

×

Yesaya 61:3

3 untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar, supaya orang menyebutkan mereka "pohon tarbantin kebenaran", "tanaman TUHAN" untuk memperlihatkan keagungan-Nya.

×

Yesaya 37:22-29

22 inilah firman yang telah diucapkan TUHAN mengenai dia: Anak dara, yaitu puteri Sion, telah menghina engkau, telah mengolok-olokkan engkau; dan puteri Yerusalem telah geleng-geleng kepala di belakangmu.

23 Siapakah yang engkau cela dan engkau hujat? terhadap siapakah engkau menyaringkan suaramu, dan memandang dengan sombong-sombong? Terhadap Yang Mahakudus, Allah Israel!

24 Dengan perantaraan hamba-hambamu engkau telah mencela Tuhan, dan engkau telah berkata: Dengan banyaknya keretaku aku naik ke tempat-tempat tinggi di pegunungan, ke tempat yang paling jauh di gunung Libanon; aku telah menebang pohon-pohon arasnya yang tinggi besar, pohon-pohon sanobarnya yang terpilih; aku telah masuk ke tempat tinggi yang paling ujung, ke hutan pohon-pohonannya yang lebat.

25 Aku ini telah menggali air dan telah minum air; aku telah mengeringkan dengan telapak kakiku segala sungai di Mesir!

26 Bukankah telah kaudengar, bahwa Aku telah menentukannya dari jauh hari dan telah merancangnya dari zaman purbakala? Sekarang Aku mewujudkannya, bahwa engkau membuat sunyi senyap kota-kota yang berkubu menjadi timbunan batu,

27 sedang penduduknya yang tak berdaya menjadi terkejut dan malu; mereka menjadi seperti tumbuh-tumbuhan di padang dan seperti rumput hijau, seperti rumput di atas sotoh, atau gandum yang layu sebelum ia masak.

28 Aku tahu, jika engkau bangun atau duduk, jika keluar atau masuk, atau jika engkau mengamuk terhadap Aku.

29 Oleh karena engkau telah mengamuk terhadap Aku, dan kata-kata keangkuhanmu telah naik sampai ke telinga-Ku, maka Aku akan menaruh kelikir-Ku pada hidungmu dan kekang-Ku pada bibirmu, dan Aku akan memulangkan engkau melalui jalan, dari mana engkau datang.

×

Yesaya 37:30-32

30 Dan inilah yang akan menjadi tanda bagimu, hai Hizkia: Dalam tahun ini orang makan apa yang tumbuh sendiri, dan dalam tahun yang kedua, apa yang tumbuh dari tanaman yang pertama, tetapi dalam tahun yang ketiga, menaburlah kamu, menuai, membuat kebun anggur dan memakan buahnya.

31 Dan orang-orang yang terluput di antara kaum Yehuda, yaitu orang-orang yang masih tertinggal, akan berakar pula ke bawah dan menghasilkan buah ke atas.

32 Sebab dari Yerusalem akan keluar orang-orang yang tertinggal dan dari gunung Sion orang-orang yang terluput; giat cemburu TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

×

Mazmur 37:33

33 Sebab itu beginilah firman TUHAN mengenai raja Asyur: Ia tidak akan masuk ke kota ini dan tidak akan menembakkan panah ke sana; juga ia tidak akan mendatanginya dengan perisai dan tidak akan menimbun tanah menjadi tembok untuk mengepungnya.

×

Yesaya 37:35

35 Dan Aku akan memagari kota ini untuk menyelamatkannya, oleh karena Aku dan oleh karena Daud, hamba-Ku."

×

Yesaya 37:36

36 Keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuh-Nyalah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka!

×

1 Yesaya 37:37

37 Sebab itu berangkatlah Sanherib, raja Asyur dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.

×

1 Yesaya 37:38

38 Pada suatu kali ketika ia sujud menyembah di dalam kuil Nisrokh, allahnya, maka Adramelekh dan Sarezer, anak-anaknya, membunuh dia dengan pedang, dan mereka meloloskan diri ke tanah Ararat. Kemudian Esarhadon, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

Sharing Is Caring: