Janji Pembebasan

“Keluarlah dari tengah-tengahnya, hai umat-Ku! Hendaklah setiap orang menyelamatkan nyawanya dari murka TUHAN yang menyala itu!” (Yeremia 51:45)



Pembahasan: Yeremia 51:45-58 | Ayat Bacaan: Yeremia 51-52

Pada tahun 2014, dunia dikejutkan oleh tenggelamnya kapal feri Sewol di Korea Selatan. Ketika kapal mulai miring, para penumpang mulai panik dan tidak tahu harus berbuat apa. Namun kemudian kapten memberikan pengumuman: tetap berada di tempat dan menunggu. Instruksi ini membuat banyak penumpang tetap berada di dalam kapal saat kapal perlahan-lahan tenggelam. Tragedi ini mengingatkan, betapa penting mengenali kapan seseorang harus segera meninggalkan tempat yang berbahaya, meskipun pada awalnya keadaan terlihat terkendali.

Berbeda dengan kebingungan yang terjadi dalam tragedi kapal Sewol, Tuhan memberikan peringatan yang sangat jelas kepada umat-Nya. Tuhan dengan jelas menegaskan panggilan kepada bangsa Israel dan memanggil umat-Nya di Babel, “Keluarlah dari tengah-tengahnya, hai umat-Ku, dan selamatkanlah dirimu.” Babel melambangkan kekuatan besar yang tampak kokoh dan menguasai banyak bangsa. Namun, Tuhan menyatakan bahwa penghakiman-Nya atas Babel sedang datang, dan yang terlihat kuat itu pada akhirnya akan runtuh. Karena itu, umat Tuhan dipanggil untuk tidak ikut tenggelam bersama bangsa yang sedang menuju kehancuran. Mereka harus memisahkan diri—bukan hanya secara fisik, tapi juga dari nilai dan arah hidup Babel—supaya tidak ikut menanggung akibat kejatuhannya.

Tidak jauh berbeda dengan Babel dan Sewol, dunia kita juga sedang menuju kehancuran. Sekalipun tampak baik-baik saja, dunia yang berdosa ini pada akhirnya akan menerima pembalasan dari Tuhan. Oleh karena itu, kita dipanggil untuk tidak hidup sama dengan dunia ini. Kita memang hidup di tengah dunia, tetapi hati kita tidak boleh sepenuhnya terikat pada nilai-nilai dunia. Instruksi firman Tuhan sudah jelas, “Janganlah menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaruan budimu.” Instruksi ini sulit dilakukan, tapi bukan tidak mungkin, karena janji Tuhan jelas: Ia akan memampukan kita. Yesus bahkan berdoa bagi setiap murid-Nya, “Aku tidak meminta supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau menjaga mereka dari yang jahat” (Yoh. 17:15).

STUDI PRIBADI: Apakah selama ini kita telah melakukan instruksi Tuhan untuk tinggal di dunia, tetapi tidak bercampur dengan dunia?

Pokok Doa: Berdoa agar setiap kita dimampukan untuk hidup sesuai dengan kehendak-Nya dan menjadi terang melalui kehidupan kita yang berbeda.

×

Yohanes 17:15

15 Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.

×

Amsal 18:10

10 Nama TUHAN adalah menara yang kuat, ke sanalah orang benar berlari dan ia menjadi selamat.

×

Yeremia 42:20

20 Kamu telah menipu dirimu dan membahayakan nyawamu, ketika kamu mengutus aku kepada TUHAN, Allahmu, dengan berkata: Berdoalah untuk kami kepada TUHAN, Allah kita, dan beritahukanlah dengan tepat kepada kami apa yang difirmankan TUHAN, Allah kita, supaya kami melakukannya!

×

Yeremia 30:11

11 Sebab Aku menyertai engkau, demikianlah firman TUHAN, untuk menyelamatkan engkau: segala bangsa yang ke antaranya engkau Kuserahkan akan Kuhabiskan, tetapi engkau ini tidak akan Kuhabiskan. Aku akan menghajar engkau menurut hukum, tetapi Aku sama sekali tidak memandang engkau tak bersalah.

×

Yeremia 30:17

17 Sebab Aku akan mendatangkan kesembuhan bagimu, Aku akan mengobati luka-lukamu, demikianlah firman TUHAN, sebab mereka telah menyebutkan engkau: orang buangan, yakni sisa yang tiada seorangpun menanyakannya.

×

Yesaya 17:7-8

7 Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!

8 Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

×

Yesaya 61:3

3 untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar, supaya orang menyebutkan mereka "pohon tarbantin kebenaran", "tanaman TUHAN" untuk memperlihatkan keagungan-Nya.

×

Yesaya 37:22-29

22 inilah firman yang telah diucapkan TUHAN mengenai dia: Anak dara, yaitu puteri Sion, telah menghina engkau, telah mengolok-olokkan engkau; dan puteri Yerusalem telah geleng-geleng kepala di belakangmu.

23 Siapakah yang engkau cela dan engkau hujat? terhadap siapakah engkau menyaringkan suaramu, dan memandang dengan sombong-sombong? Terhadap Yang Mahakudus, Allah Israel!

24 Dengan perantaraan hamba-hambamu engkau telah mencela Tuhan, dan engkau telah berkata: Dengan banyaknya keretaku aku naik ke tempat-tempat tinggi di pegunungan, ke tempat yang paling jauh di gunung Libanon; aku telah menebang pohon-pohon arasnya yang tinggi besar, pohon-pohon sanobarnya yang terpilih; aku telah masuk ke tempat tinggi yang paling ujung, ke hutan pohon-pohonannya yang lebat.

25 Aku ini telah menggali air dan telah minum air; aku telah mengeringkan dengan telapak kakiku segala sungai di Mesir!

26 Bukankah telah kaudengar, bahwa Aku telah menentukannya dari jauh hari dan telah merancangnya dari zaman purbakala? Sekarang Aku mewujudkannya, bahwa engkau membuat sunyi senyap kota-kota yang berkubu menjadi timbunan batu,

27 sedang penduduknya yang tak berdaya menjadi terkejut dan malu; mereka menjadi seperti tumbuh-tumbuhan di padang dan seperti rumput hijau, seperti rumput di atas sotoh, atau gandum yang layu sebelum ia masak.

28 Aku tahu, jika engkau bangun atau duduk, jika keluar atau masuk, atau jika engkau mengamuk terhadap Aku.

29 Oleh karena engkau telah mengamuk terhadap Aku, dan kata-kata keangkuhanmu telah naik sampai ke telinga-Ku, maka Aku akan menaruh kelikir-Ku pada hidungmu dan kekang-Ku pada bibirmu, dan Aku akan memulangkan engkau melalui jalan, dari mana engkau datang.

×

Yesaya 37:30-32

30 Dan inilah yang akan menjadi tanda bagimu, hai Hizkia: Dalam tahun ini orang makan apa yang tumbuh sendiri, dan dalam tahun yang kedua, apa yang tumbuh dari tanaman yang pertama, tetapi dalam tahun yang ketiga, menaburlah kamu, menuai, membuat kebun anggur dan memakan buahnya.

31 Dan orang-orang yang terluput di antara kaum Yehuda, yaitu orang-orang yang masih tertinggal, akan berakar pula ke bawah dan menghasilkan buah ke atas.

32 Sebab dari Yerusalem akan keluar orang-orang yang tertinggal dan dari gunung Sion orang-orang yang terluput; giat cemburu TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

×

Mazmur 37:33

33 Sebab itu beginilah firman TUHAN mengenai raja Asyur: Ia tidak akan masuk ke kota ini dan tidak akan menembakkan panah ke sana; juga ia tidak akan mendatanginya dengan perisai dan tidak akan menimbun tanah menjadi tembok untuk mengepungnya.

×

Yesaya 37:35

35 Dan Aku akan memagari kota ini untuk menyelamatkannya, oleh karena Aku dan oleh karena Daud, hamba-Ku."

×

Yesaya 37:36

36 Keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuh-Nyalah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka!

×

1 Yesaya 37:37

37 Sebab itu berangkatlah Sanherib, raja Asyur dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.

×

1 Yesaya 37:38

38 Pada suatu kali ketika ia sujud menyembah di dalam kuil Nisrokh, allahnya, maka Adramelekh dan Sarezer, anak-anaknya, membunuh dia dengan pedang, dan mereka meloloskan diri ke tanah Ararat. Kemudian Esarhadon, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

Sharing Is Caring: