Para Nabi Palsu Dihukum

“… apabila umat-Ku membangun tembok, nabi-nabi itu melaburnya dengan kapur. Katakanlah kepada mereka yang melaburnya dengan kapur itu: Tembok itu akan runtuh! Hujan deras akan turun, Aku akan mendatangkan hujan batu es, dan badai akan merobahkannya.” (Yehezkiel 13:10b-11)



Pembahasan: Yehezkiel 13:1-16 | Ayat Bacaan: Yehezkiel 13-14

Dalam Yehezkiel 13:1-16, Tuhan memberikan teguran keras kepada para nabi yang bernubuat berdasaran “isi hatinya sendiri” tanpa pernah menerima penglihatan dari Allah. Bagian ini adalah peringatan tentang bahaya subjektivitas dalam iman, ketika seseorang mencampuradukkan keinginan pribadi dengan kehendak ilahi. Para nabi ini digambarkan seperti serigala di tengah reruntuhan; mereka tidak membangun tembok perlindungan bagi umat, melainkan hanya mencari keuntungan dan popularitas. Secara praktis, kita harus waspada terhadap godaan untuk “mendikte” Tuhan melalui doa-doa yang hanya memuaskan ambisi pribadi, atau mengikuti pengajaran yang hanya menyenangkan telinga tetapi menjauhkan kita dari pertobatan yang sejati.

Tuhan menggunakan metafora yang sangat kuat tentang tembok yang dilabur dengan kapur (putih) untuk menutupi kerapuhannya. Para nabi palsu menjanjikan “Damai Sejahtera!” padahal tidak ada damai (ay. 10). Mereka memoles masalah dosa dengan janji-janji manis yang dangkal, sehingga umat merasa aman dalam ketidaktaatan. Namun, Tuhan menegaskan bahwa badai hujan deras dan batu es akan meruntuhkan tembok tersebut hingga ke dasarnya. Dalam kehidupan sehari-hari, hal ini mengingatkan kita bahwa integritas rohani tidak bisa dibangun di atas kepura-puraan atau formalitas agama. Jangan sampai kita menutupi keretakan karakter atau dosa tersembunyi dengan penampilan luar yang tampak suci, karena ujian hidup akan menyingkapkan di mana dasar iman kita berpijak.

Hukuman Tuhan atas nabi-nabi ini bukan bentuk kekejaman, melainkan tindakan kasih untuk memurnikan umat-Nya dari penyesatan. Ketika tembok yang dilabur kapur runtuh, yang tersisa hanyalah kebenaran. Bagi kita saat ini, penerapannya adalah tekun menguji setiap pengajaran dan motivasi hati dengan standar Alkitab yang objektif. Kita dipanggil menjadi pembangun yang jujur, berani menghadapi kenyataan dosa, dan menerima pemulihan sejati dari Kristus, Sang Dasar yang teguh. Hidup yang dibangun di atas kebenaran firman mungkin tidak selalu tampak “berkilau” dengan janji-janji instan, tapi akan tetap teguh berdiri saat badai persoalan datang menerjang.

STUDI PRIBADI: Apakah kita hidup di atas kebenaran atau berkompromi dengan dunia? Bagaimana kita menyatakan janji dan perintah Allah dalam kehidupan sehari-hari?

Pokok Doa: Berdoalah bagi para pebisnis Kristen agar menjalankan usaha dengan jujur dan tidak dengan cara duniawi. Berdoa agar melalui mereka, perekonomian bangsa Indonesia dipulihkan dan nama Tuhan dimuliakan.

×

Yehezkiel 13:1-16

Hukuman terhadap nabi-nabi palsu

1 Kemudian datanglah firman TUHAN kepadaku:

2 "Hai anak manusia, bernubuatlah melawan nabi-nabi Israel, bernubuatlah dan katakanlah kepada mereka yang bernubuat sesuka hatinya saja: Dengarlah firman TUHAN!

3 Beginilah firman Tuhan ALLAH: Celakalah nabi-nabi yang bebal yang mengikuti bisikan hatinya sendiri dan yang tidak melihat sesuatu penglihatan.

4 Seperti anjing hutan di tengah-tengah reruntuhan, begitulah nabi-nabimu, hai Israel!

5 Kamu tidak mempertahankan lobang-lobang pada tembokmu dan tidak mendirikan tembok sekeliling rumah Israel, supaya mereka dapat tetap berdiri di dalam peperangan pada hari TUHAN.

6 Penglihatan mereka menipu dan tenungan mereka adalah bohong; mereka berkata: Demikianlah firman TUHAN, padahal TUHAN tidak mengutus mereka, dan mereka menanti firman itu digenapi-Nya.

7 Bukankah penglihatan tipuan yang kamu lihat dan tenungan bohong yang kamu katakan, kalau kamu berkata: Demikianlah firman TUHAN, padahal Aku tidak berbicara?

8 Sebab itu, beginilah firman Tuhan ALLAH, oleh karena kamu mengatakan kata-kata dusta dan melihat perkara-perkara bohong, maka Aku akan menjadi lawanmu, demikianlah firman Tuhan ALLAH.

9 Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan nabi-nabi yang melihat perkara-perkara yang menipu dan yang mengucapkan tenungan-tenungan bohong; mereka tidak termasuk perkumpulan umat-Ku dan tidak akan tercatat dalam daftar kaum Israel, dan tidak akan masuk lagi di tanah Israel; dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah Tuhan ALLAH.

10 Oleh karena, ya sungguh karena mereka menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai sejahtera!, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera--mereka itu mendirikan tembok dan lihat, mereka mengapurnya--

11 katakanlah kepada mereka yang mengapur tembok itu: Hujan lebat akan membanjir, rambun akan jatuh dan angin tofan akan bertiup!

12 Kalau tembok itu sudah runtuh, apakah orang tidak akan berkata kepadamu: Di mana sekarang kapur, yang kamu oleskan itu?

13 Oleh sebab itu beginilah firman Tuhan ALLAH: Di dalam amarah-Ku Aku akan membuat angin tofan bertiup dan di dalam murka-Ku hujan lebat akan membanjir, dan di dalam amarah-Ku rambun yang membinasakan akan jatuh.

14 Dan Aku akan meruntuhkan tembok yang kamu kapur itu dan merobohkannya ke tanah, supaya dasarnya menjadi kelihatan; tembok kota itu akan runtuh dan kamu akan tewas di dalamnya. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.

15 Begitulah Aku akan melampiaskan amarah-Ku atas tembok itu dan kepada mereka yang mengapurnya dan Aku akan berkata kepadamu: Lenyap temboknya dan lenyap orang-orang yang mengapurnya,

16 yaitu nabi-nabi Israel yang bernubuat tentang Yerusalem dan melihat baginya suatu penglihatan mengenai damai sejahtera, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera, demikianlah firman Tuhan ALLAH."

×

Yehezkiel 13:10

10 Oleh karena, ya sungguh karena mereka menyesatkan umat-Ku dengan mengatakan: Damai sejahtera!, padahal sama sekali tidak ada damai sejahtera--mereka itu mendirikan tembok dan lihat, mereka mengapurnya--

×

Yehezkiel 12:28

28 Oleh karena itu katakanlah kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Tidak satupun dari firman-Ku akan ditunda-tunda. Apa yang Kufirmankan akan terjadi, demikianlah firman Tuhan ALLAH."

×

Yehezkiel 9:6

6 Orang-orang tua, teruna-teruna dan dara-dara, anak-anak kecil dan perempuan-perempuan, bunuh dan musnahkan! Tetapi semua orang yang ditandai dengan huruf T itu, jangan singgung! Dan mulailah dari tempat kudus-Ku!" Lalu mereka mulai dengan tua-tua yang berada di hadapan Bait Suci.

×

Yehezkiel 7:25-27

25 Ketakutan datang, dan mereka mencari keselamatan, tetapi tidak ada.

26 Bencana demi bencana akan datang, kabar demi kabar akan tersiar. Mereka akan menginginkan suatu penglihatan dari nabi, pengajaran hilang lenyap dari imam, dan nasihat dari tua-tua.

27 Raja akan berkabung dan pemimpin akan diliputi kekagetan dan tangan seluruh penduduk negeri itu menjadi lemas ketakutan. Aku akan perbuat terhadap mereka selaras dengan tingkah lakunya dan Aku akan menghakimi mereka selaras dengan cara mereka menghakimi. Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN."

×

Yehezkiel 4:16-17

16 Sesudah itu Ia berfirman kepadaku: "Hai, anak manusia, sesungguhnya, Aku akan memusnahkan persediaan makanan di Yerusalem--dan mereka akan memakan roti yang tertentu timbangannya dengan hati yang cemas; juga mereka akan meminum air dalam ukuran terbatas dengan hati yang gundah-gulana--

17 dengan maksud, supaya mereka kekurangan makanan dan minuman dan mereka semuanya menjadi gundah-gulana, sehingga mereka hancur di dalam hukumannya.

×

1 Yohanes 1:9

9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

×

Yesaya 37:22-29

22 inilah firman yang telah diucapkan TUHAN mengenai dia: Anak dara, yaitu puteri Sion, telah menghina engkau, telah mengolok-olokkan engkau; dan puteri Yerusalem telah geleng-geleng kepala di belakangmu.

23 Siapakah yang engkau cela dan engkau hujat? terhadap siapakah engkau menyaringkan suaramu, dan memandang dengan sombong-sombong? Terhadap Yang Mahakudus, Allah Israel!

24 Dengan perantaraan hamba-hambamu engkau telah mencela Tuhan, dan engkau telah berkata: Dengan banyaknya keretaku aku naik ke tempat-tempat tinggi di pegunungan, ke tempat yang paling jauh di gunung Libanon; aku telah menebang pohon-pohon arasnya yang tinggi besar, pohon-pohon sanobarnya yang terpilih; aku telah masuk ke tempat tinggi yang paling ujung, ke hutan pohon-pohonannya yang lebat.

25 Aku ini telah menggali air dan telah minum air; aku telah mengeringkan dengan telapak kakiku segala sungai di Mesir!

26 Bukankah telah kaudengar, bahwa Aku telah menentukannya dari jauh hari dan telah merancangnya dari zaman purbakala? Sekarang Aku mewujudkannya, bahwa engkau membuat sunyi senyap kota-kota yang berkubu menjadi timbunan batu,

27 sedang penduduknya yang tak berdaya menjadi terkejut dan malu; mereka menjadi seperti tumbuh-tumbuhan di padang dan seperti rumput hijau, seperti rumput di atas sotoh, atau gandum yang layu sebelum ia masak.

28 Aku tahu, jika engkau bangun atau duduk, jika keluar atau masuk, atau jika engkau mengamuk terhadap Aku.

29 Oleh karena engkau telah mengamuk terhadap Aku, dan kata-kata keangkuhanmu telah naik sampai ke telinga-Ku, maka Aku akan menaruh kelikir-Ku pada hidungmu dan kekang-Ku pada bibirmu, dan Aku akan memulangkan engkau melalui jalan, dari mana engkau datang.

×

Yesaya 37:30-32

30 Dan inilah yang akan menjadi tanda bagimu, hai Hizkia: Dalam tahun ini orang makan apa yang tumbuh sendiri, dan dalam tahun yang kedua, apa yang tumbuh dari tanaman yang pertama, tetapi dalam tahun yang ketiga, menaburlah kamu, menuai, membuat kebun anggur dan memakan buahnya.

31 Dan orang-orang yang terluput di antara kaum Yehuda, yaitu orang-orang yang masih tertinggal, akan berakar pula ke bawah dan menghasilkan buah ke atas.

32 Sebab dari Yerusalem akan keluar orang-orang yang tertinggal dan dari gunung Sion orang-orang yang terluput; giat cemburu TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

×

Mazmur 37:33

33 Sebab itu beginilah firman TUHAN mengenai raja Asyur: Ia tidak akan masuk ke kota ini dan tidak akan menembakkan panah ke sana; juga ia tidak akan mendatanginya dengan perisai dan tidak akan menimbun tanah menjadi tembok untuk mengepungnya.

×

Yesaya 37:35

35 Dan Aku akan memagari kota ini untuk menyelamatkannya, oleh karena Aku dan oleh karena Daud, hamba-Ku."

×

Yesaya 37:36

36 Keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuh-Nyalah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka!

×

1 Yesaya 37:37

37 Sebab itu berangkatlah Sanherib, raja Asyur dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.

×

1 Yesaya 37:38

38 Pada suatu kali ketika ia sujud menyembah di dalam kuil Nisrokh, allahnya, maka Adramelekh dan Sarezer, anak-anaknya, membunuh dia dengan pedang, dan mereka meloloskan diri ke tanah Ararat. Kemudian Esarhadon, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

Sharing Is Caring: