Tuhan Pemberi Hidup

“Ya TUHAN, Engkau akan menyediakan damai sejahtera bagi kami, sebab segala sesuatu yang kami kerjakan, Engkaulah yang melakukannya bagi kami.” (Yesaya 26:12)



Pembahasan: Yesaya 26:7-19 | Ayat Bacaan: Yesaya 26

Terkadang hidup tidak berjalan seperti yang kita harapkan. Kita berusaha memperbaikinya, tetapi justru membuat keadaan semakin rumit. Berbagai persoalan hidup membuat kita tertekan dan putus asa. Kita memang percaya kepada Tuhan dan kuasa-Nya, tapi sering kali gagal menyerahkan masa depan sepenuhnya kepada-Nya.

Dalam bacaan Alkitab hari ini, Yesaya mengingatkan orang Israel yang sedang hidup dalam ketidakpastian akan masa depan. Mereka menghadapi invasi bangsa Asyur, yang kuat dan ditakuti bangsa-bangsa di sekitarnya. Bayangkan apabila Anda berhadapan dengan seseorang yang memiliki pengaruh dan kuasa besar–baik di pekerjaan maupun masyarakat, tetapi justru menekan Anda. Ke manakah Anda akan mencari pertolongan?

Di tengah ancaman invasi bangsa Asyur, Yesaya mengingatkan umat-Nya untuk mempercayai Tuhan Allah mereka. Di balik segala peristiwa yang terjadi, ada Tuhan yang berdaulat dan memerintah segalanya. Ini berarti, jika mereka hidup benar dan berkenan kepada Tuhan, maka Dialah yang akan menjadi pembela mereka–memelihara dan memulihkan mereka dari segala keadaan. Itulah sebabnya Yesaya berkata: “Jejak orang benar adalah lurus, sebab Engkau yang merintis jalan lurus baginya” (ay. 7). Yesaya mengingatkan: Tuhan akan menghakimi mereka yang fasik dan berbuat curang, serta menyatakan hukuman agar penduduk bumi belajar kebenaran (ay. 9-10). Sebaliknya, di dalam Tuhan, pengharapan dan hidup selalu menyertai umat-Nya. Bahkan mereka memiliki pengharapan eskatologis tentang kebangkitan: “Ya, TUHAN, orang-orang-Mu yang mati akan hidup pula, mayat-mayat mereka akan bangkit pula” (ay. 19).

Bagaimana keadaan Anda hari ini? Apakah Anda sedang hidup dalam keputusasaan menghadapi masa depan? Ingatlah, kita memiliki Tuhan Sang Pemberi hidup, yang mengendalikan sejarah dan menghakimi penduduk bumi. Masihkah kita ragu akan pertolongan-Nya? Ataukah sebaliknya, kita telah hidup benar dan berpengharapan kepada Tuhan? Andalkanlah Tuhan, Sang Pemberi hidup!

STUDI PRIBADI: Pesan apakah yang Yesaya sampaikan kepada umat Tuhan dalam bacaan Alkitab hari ini? Mengapa kita perlu hidup benar dan berharap hanya kepada Tuhan?

Pokok Doa: Berdoalah agar Anda diberi kekuatan Tuhan untuk hidup benar di hadapan-Nya dan menyerahkan segala beban hidup Anda kepada-Nya, sebab Ia yang akan memelihara Anda.

×

Yesaya 26:7

7 Jejak orang benar adalah lurus, sebab Engkau yang merintis jalan lurus baginya.

×

Yesaya 26:9-10

9 Dengan segenap jiwa aku merindukan Engkau pada waktu malam, juga dengan sepenuh hati aku mencari Engkau pada waktu pagi; sebab apabila Engkau datang menghakimi bumi, maka penduduk dunia akan belajar apa yang benar.

10 Seandainya orang fasik dikasihani, ia tidak akan belajar apa yang benar; ia akan berbuat curang di negeri di mana hukum berlaku, dan tidak akan melihat kemuliaan TUHAN.

×

Yesaya 26:19

19 Ya, TUHAN, orang-orang-Mu yang mati akan hidup pula, mayat-mayat mereka akan bangkit pula. Hai orang-orang yang sudah dikubur di dalam tanah bangkitlah dan bersorak-sorai! Sebab embun TUHAN ialah embun terang, dan bumi akan melahirkan arwah kembali.

×

Yesaya 18:5-6

5 Sebab sebelum musim buah, apabila waktu berbunga sudah berakhir, dan gugusan putik menjadi buah anggur yang hendak masak, maka TUHAN akan mengerat ranting-rantingnya dengan pisau pemangkas, dan menyisihkan carang-carangnya dengan memancungnya.

6 Semuanya itu akan ditinggalkan bertumpuk-tumpuk bagi burung-burung buas di pegunungan, dan bagi binatang-binatang di hutan. Pada musim panas burung-burung buas akan bermukim di situ dan segala binatang hutan pada musim dingin.

×

Yesaya 18:7

7 Pada waktu itu juga persembahan akan disampaikan kepada TUHAN semesta alam dari kaum yang jangkung dan berkulit mengkilap, dan dari kaum yang ditakuti dekat dan jauh, yakni bangsa yang berkekuatan ulet dan lalim, yang negerinya dilintasi sungai-sungai, ke tempat nama TUHAN semesta alam, yaitu gunung Sion.

×

Pengkhotbah 8:12-13

12 Walaupun orang yang berdosa dan yang berbuat jahat seratus kali hidup lama, namun aku tahu, bahwa orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya.

13 Tetapi orang yang fasik tidak akan beroleh kebahagiaan dan seperti bayang-bayang ia tidak akan panjang umur, karena ia tidak takut terhadap hadirat Allah.

×

Pengkhotbah 8:16

16 Ketika aku memberi perhatianku untuk memahami hikmat dan melihat kegiatan yang dilakukan orang di dunia tanpa mengantuk siang malam,

×

Pengkhotbah 8:17

17 maka nyatalah kepadaku, bahwa manusia tidak dapat menyelami segala pekerjaan Allah, yang dilakukan-Nya di bawah matahari. Bagaimanapun juga manusia berlelah-lelah mencarinya, ia tidak akan menyelaminya. Walaupun orang yang berhikmat mengatakan, bahwa ia mengetahuinya, namun ia tidak dapat menyelaminya.

×

Mazmur 146:9

9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Sharing Is Caring: