Pemilik Israel

“Yang satu akan berkata: Aku kepunyaan TUHAN, yang lain akan menyebut dirinya dengan nama Yakub, dan yang ketiga akan menuliskan pada tangannya: Kepunyaan TUHAN, dan akan menggelari dirinya dengan nama Israel.” (Yesaya 44:5)



Pembahasan: Yesaya 44:1-8 | Ayat Bacaan: Yesaya 44

Dalam bagian ini, Yesaya kembali menekankan kepada umat Allah bahwa Yahwe adalah satu-satunya Allah yang Mahakuasa, Pencipta, dan Penebus. Ia mengasihi umat-Nya (Israel/Yakub) dan berjanji akan mencurahkan Roh-Nya, memberikan berkat, serta melindungi mereka dari rasa takut. Yesaya menegaskan bahwa tidak ada Allah lain selain Dia, Sang Batu Karang yang kekal. Yesaya juga menyatakan bahwa Identitas ini mendahului ketaatan mereka, sehingga kesetiaan Tuhan tidak pernah bergantung pada kestabilan kesetiaan manusia. Dengan demikian, umat akan mengaku sebagai milik Tuhan, menyebut nama Yakub, dan menuliskan pada tangan mereka, “Kepunyaan TUHAN” (ay. 5).

Huruf lamed (huruf yang setara “l” dalam abjad Ibrani) yang terdapat di depan nama TUHAN berfungsi sebagai penanda kepemilikan. Artinya, bukan sekadar “untuk Tuhan,” melainkan “menjadi milik Tuhan.” Ini adalah bentuk pengakuan yang bersifat relasional dan yuridis (hak milik). Maka dari itu, dapat dikatakan, “Aku adalah kepunyaan YHWH” atau “Aku berada di bawah kepemilikan YHWH.” Ungkapan ini bukan bahasa emosi semata, tetapi bahasa perjanjian. Allah yang berdaulat dan tak tertandingi (ay. 6-8); Tuhan menyatakan diri-Nya sebagai Yang Awal dan Yang Akhir. Tidak ada allah lain yang sebanding, tidak ada kuasa yang dapat menandingi Dia. Karena itu, keberanian umat Allah harus selalu berakar pada kedaulatan dan kesetiaan Allah, bukan pada kekuatan diri sendiri.

Ketika kita merasa kering rohani, mengalami kegagalan, atau takut akan masa depan, ingatlah bahwa Tuhan tidak pernah menjauh. Justru Ia mendekat dan berkata: “Jangan takut, sebab Aku telah memilih engkau.” Mungkin hidup belum berubah, situasi belum pulih, dan doa terasa sunyi. Namun, firman Tuhan hari ini menegaskan bahwa Allah belum selesai dengan diri kita. Ia mencurahkan Roh-Nya, memulihkan harapan, dan meneguhkan langkah kita kembali. Kiranya kita berani berkata, seperti umat yang dipulihkan itu, “Aku ini milik TUHAN.” Di dalam pengakuan inilah ketakutan kehilangan kuasanya, dan harapan kembali hidup.

STUDI PRIBADI: Allah memanggil umat-Nya dengan sebutan apa? Apa yang menghalangi kita untuk mengenal Allah dengan baik dan benar?

Pokok Doa: Berdoa agar generasi muda zaman ini semakin mengenal diri mereka sendiri dan mengenal Allah yang mengasihi mereka.

×

Yesaya 44:5

5 Yang satu akan berkata: Aku kepunyaan TUHAN, yang lain akan menyebut dirinya dengan nama Yakub, dan yang ketiga akan menuliskan pada tangannya: Kepunyaan TUHAN, dan akan menggelari dirinya dengan nama Israel."

×

Yesaya 44:6-8

6 Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku.

7 Siapakah seperti Aku? Biarlah ia menyerukannya, biarlah ia memberitahukannya dan membentangkannya kepada-Ku! Siapakah yang mengabarkan dari dahulu kala hal-hal yang akan datang? Apa yang akan tiba, biarlah mereka memberitahukannya kepada kami!

8 Janganlah gentar dan janganlah takut, sebab memang dari dahulu telah Kukabarkan dan Kuberitahukan hal itu kepadamu. Kamulah saksi-saksi-Ku! Adakah Allah selain dari pada-Ku? Tidak ada Gunung Batu yang lain, tidak ada Kukenal!"

×

Yesaya 40:18-20

18 Jadi dengan siapa hendak kamu samakan Allah, dan apa yang dapat kamu anggap serupa dengan Dia?

19 Patungkah? Tukang besi menuangnya, dan pandai emas melapisinya dengan emas, membuat rantai-rantai perak untuknya.

20 Orang yang mendirikan arca, memilih kayu yang tidak lekas busuk, mencari tukang yang ahli untuk menegakkan patung yang tidak lekas goyang.

×

Yesaya 40:29

29 Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.

×

Yesaya 40:31

31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

×

Roma 6:23

23 Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

×

2 Tesalonika 1:9

9 Mereka ini akan menjalani hukuman kebinasaan selama-lamanya, dijauhkan dari hadirat Tuhan dan dari kemuliaan kekuatan-Nya,

×

Yesaya 37:22-29

22 inilah firman yang telah diucapkan TUHAN mengenai dia: Anak dara, yaitu puteri Sion, telah menghina engkau, telah mengolok-olokkan engkau; dan puteri Yerusalem telah geleng-geleng kepala di belakangmu.

23 Siapakah yang engkau cela dan engkau hujat? terhadap siapakah engkau menyaringkan suaramu, dan memandang dengan sombong-sombong? Terhadap Yang Mahakudus, Allah Israel!

24 Dengan perantaraan hamba-hambamu engkau telah mencela Tuhan, dan engkau telah berkata: Dengan banyaknya keretaku aku naik ke tempat-tempat tinggi di pegunungan, ke tempat yang paling jauh di gunung Libanon; aku telah menebang pohon-pohon arasnya yang tinggi besar, pohon-pohon sanobarnya yang terpilih; aku telah masuk ke tempat tinggi yang paling ujung, ke hutan pohon-pohonannya yang lebat.

25 Aku ini telah menggali air dan telah minum air; aku telah mengeringkan dengan telapak kakiku segala sungai di Mesir!

26 Bukankah telah kaudengar, bahwa Aku telah menentukannya dari jauh hari dan telah merancangnya dari zaman purbakala? Sekarang Aku mewujudkannya, bahwa engkau membuat sunyi senyap kota-kota yang berkubu menjadi timbunan batu,

27 sedang penduduknya yang tak berdaya menjadi terkejut dan malu; mereka menjadi seperti tumbuh-tumbuhan di padang dan seperti rumput hijau, seperti rumput di atas sotoh, atau gandum yang layu sebelum ia masak.

28 Aku tahu, jika engkau bangun atau duduk, jika keluar atau masuk, atau jika engkau mengamuk terhadap Aku.

29 Oleh karena engkau telah mengamuk terhadap Aku, dan kata-kata keangkuhanmu telah naik sampai ke telinga-Ku, maka Aku akan menaruh kelikir-Ku pada hidungmu dan kekang-Ku pada bibirmu, dan Aku akan memulangkan engkau melalui jalan, dari mana engkau datang.

×

Yesaya 37:30-32

30 Dan inilah yang akan menjadi tanda bagimu, hai Hizkia: Dalam tahun ini orang makan apa yang tumbuh sendiri, dan dalam tahun yang kedua, apa yang tumbuh dari tanaman yang pertama, tetapi dalam tahun yang ketiga, menaburlah kamu, menuai, membuat kebun anggur dan memakan buahnya.

31 Dan orang-orang yang terluput di antara kaum Yehuda, yaitu orang-orang yang masih tertinggal, akan berakar pula ke bawah dan menghasilkan buah ke atas.

32 Sebab dari Yerusalem akan keluar orang-orang yang tertinggal dan dari gunung Sion orang-orang yang terluput; giat cemburu TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

×

Mazmur 37:33

33 Sebab itu beginilah firman TUHAN mengenai raja Asyur: Ia tidak akan masuk ke kota ini dan tidak akan menembakkan panah ke sana; juga ia tidak akan mendatanginya dengan perisai dan tidak akan menimbun tanah menjadi tembok untuk mengepungnya.

×

Yesaya 37:35

35 Dan Aku akan memagari kota ini untuk menyelamatkannya, oleh karena Aku dan oleh karena Daud, hamba-Ku."

×

Yesaya 37:36

36 Keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuh-Nyalah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka!

×

1 Yesaya 37:37

37 Sebab itu berangkatlah Sanherib, raja Asyur dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.

×

1 Yesaya 37:38

38 Pada suatu kali ketika ia sujud menyembah di dalam kuil Nisrokh, allahnya, maka Adramelekh dan Sarezer, anak-anaknya, membunuh dia dengan pedang, dan mereka meloloskan diri ke tanah Ararat. Kemudian Esarhadon, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

Sharing Is Caring: