Yang Asli Dan Yang Palsu

“Tetapi TUHAN adalah Allah yang benar, Dialah Allah yang hidup dan Raja yang kekal. Bumi goncang karena murka-Nya, dan bangsa-bangsa tidak tahan akan geram-Nya.” (Yeremia 10:10)



Pembahasan: Yeremia 10:1-25 | Ayat Bacaan: Yeremia 10-11

“Barang KW” tentu terdengar tidak asing bagi kita. Barang KW menjadi populer ketika tren dalam fashion berkembang dan produksinya semakin meningkat. Hal ini mendorong orang berlomba-lomba untuk membelinya. Asalkan serupa dengan yang asli dan mengikuti tren, dianggap cukup, tidak masalah. Namun, banyak juga yang tertipu karena keserupaan antara yang asli dan yang palsu.

Permasalahan antara asli dan palsu ternyata bukan hanya terjadi di tengah tren fashion masa kini. Dalam kehidupan bangsa Israel, dikenal istilah “Allah yang asli” dan “ilah yang palsu.” Bangsa Israel sering kali mencari dan meninggikan ilah-ilah palsu daripada mencari Allah yang benar. Mereka cenderung mengikuti bangsa-bangsa lain yang menyembah berhala dan menganggap berhala-berhala itu sebagai sumber pertolongan yang dapat diandalkan. Dengan tegas Tuhan berfirman melalui Yeremia bahwa ilah-ilah yang mereka sembah hanyalah buatan tangan manusia yang tidak dapat melakukan apa pun. Ilah-ilah itu terbuat dari kayu, emas, perak, dibentuk oleh manusia, serta sama sekali tidak memiliki kuasa dan tidak dapat bertindak. Penyembahan kepada ilah-ilah palsu adalah kesia- siaan (ay. 4-5, 8). Hanya YHWH satu-satunya Allah yang benar. Dia adalah Allah yang hidup, yang berkuasa dan yang melakukan segala karya-Nya (ay. 10). Seruan ini diberikan kepada Israel agar mereka berbalik dari penyembahan “yang palsu” kepada penyembahan “yang asli”. Hanya YHWH satu-satunya Allah yang benar dan berkuasa. YHWH adalah Sang Pencipta, sedangkan berhala hanyalah ciptaan manusia.

Dalam kehidupan masa kini, ilah-ilah palsu hadir dalam beragam rupa, seperti kenyamanan hidup, materi, keluarga, jabatan, dan sebagainya. Ilah-ilah palsu ini seolah-olah dapat memberikan kenyamanan dan pegangan yang kuat dalam hidup kita. Oleh karena itu, sering kali kita mencondongkan hati kepada yang palsu daripada kepada Allah yang benar dan berkuasa dalam kehidupan kita. Karena itu, selidikilah: kepada siapa hati kita tertuju saat ini—kepada Yang Asli atau kepada yang palsu?

STUDI PRIBADI: Mengapa Allah menegur Israel? Bagaimana Ia menggambarkan berhala-berhala yang mereka sembah? Apa yang kamu pahami tentang Allah melalui bacaan ini?

Pokok Doa: Berdoalah agar Roh Kudus memampukan setiap kita untuk tetap setia menyembah hanya kepada Allah yang benar dan meninggalkan ilah- ilah palsu dalam hidup kita.

×

Yeremia 10:4-5, 8

4 Orang memperindahnya dengan emas dan perak; orang memperkuatnya dengan paku dan palu, supaya jangan goyang.

5 Berhala itu sama seperti orang-orangan di kebun mentimun, tidak dapat berbicara; orang harus mengangkatnya, sebab tidak dapat melangkah. Janganlah takut kepadanya, sebab berhala itu tidak dapat berbuat jahat, dan berbuat baikpun tidak dapat."

8 Berhala itu semuanya bodoh dan dungu; petunjuk dewa itu sia-sia, karena ia hanya kayu belaka. --

×

Yeremia 10:10

10 Tetapi TUHAN adalah Allah yang benar, Dialah Allah yang hidup dan Raja yang kekal. Bumi goncang karena murka-Nya, dan bangsa-bangsa tidak tahan akan geram-Nya.

×

Yeremia 5:1

1 Lintasilah jalan-jalan Yerusalem, lihatlah baik-baik dan camkanlah! Periksalah di tanah-tanah lapangnya, apakah kamu dapat menemui seseorang, apakah ada yang melakukan keadilan dan yang mencari kebenaran, maka Aku mau mengampuni kota itu.

×

Yeremia 3:10

10 Juga dengan semuanya ini Yehuda, saudaranya perempuan yang tidak setia itu, tidak kembali kepada-Ku dengan tulus hatinya, tetapi dengan pura-pura, demikianlah firman TUHAN."

×

Lukas 4:18-21

18 "Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku

19 untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang."

20 Kemudian Ia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya.

21 Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya."

×

Yesaya 61:10

10 Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.

×

Yesaya 61:3

3 untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak untuk pesta ganti kain kabung, nyanyian puji-pujian ganti semangat yang pudar, supaya orang menyebutkan mereka "pohon tarbantin kebenaran", "tanaman TUHAN" untuk memperlihatkan keagungan-Nya.

×

Yesaya 37:22-29

22 inilah firman yang telah diucapkan TUHAN mengenai dia: Anak dara, yaitu puteri Sion, telah menghina engkau, telah mengolok-olokkan engkau; dan puteri Yerusalem telah geleng-geleng kepala di belakangmu.

23 Siapakah yang engkau cela dan engkau hujat? terhadap siapakah engkau menyaringkan suaramu, dan memandang dengan sombong-sombong? Terhadap Yang Mahakudus, Allah Israel!

24 Dengan perantaraan hamba-hambamu engkau telah mencela Tuhan, dan engkau telah berkata: Dengan banyaknya keretaku aku naik ke tempat-tempat tinggi di pegunungan, ke tempat yang paling jauh di gunung Libanon; aku telah menebang pohon-pohon arasnya yang tinggi besar, pohon-pohon sanobarnya yang terpilih; aku telah masuk ke tempat tinggi yang paling ujung, ke hutan pohon-pohonannya yang lebat.

25 Aku ini telah menggali air dan telah minum air; aku telah mengeringkan dengan telapak kakiku segala sungai di Mesir!

26 Bukankah telah kaudengar, bahwa Aku telah menentukannya dari jauh hari dan telah merancangnya dari zaman purbakala? Sekarang Aku mewujudkannya, bahwa engkau membuat sunyi senyap kota-kota yang berkubu menjadi timbunan batu,

27 sedang penduduknya yang tak berdaya menjadi terkejut dan malu; mereka menjadi seperti tumbuh-tumbuhan di padang dan seperti rumput hijau, seperti rumput di atas sotoh, atau gandum yang layu sebelum ia masak.

28 Aku tahu, jika engkau bangun atau duduk, jika keluar atau masuk, atau jika engkau mengamuk terhadap Aku.

29 Oleh karena engkau telah mengamuk terhadap Aku, dan kata-kata keangkuhanmu telah naik sampai ke telinga-Ku, maka Aku akan menaruh kelikir-Ku pada hidungmu dan kekang-Ku pada bibirmu, dan Aku akan memulangkan engkau melalui jalan, dari mana engkau datang.

×

Yesaya 37:30-32

30 Dan inilah yang akan menjadi tanda bagimu, hai Hizkia: Dalam tahun ini orang makan apa yang tumbuh sendiri, dan dalam tahun yang kedua, apa yang tumbuh dari tanaman yang pertama, tetapi dalam tahun yang ketiga, menaburlah kamu, menuai, membuat kebun anggur dan memakan buahnya.

31 Dan orang-orang yang terluput di antara kaum Yehuda, yaitu orang-orang yang masih tertinggal, akan berakar pula ke bawah dan menghasilkan buah ke atas.

32 Sebab dari Yerusalem akan keluar orang-orang yang tertinggal dan dari gunung Sion orang-orang yang terluput; giat cemburu TUHAN semesta alam akan melakukan hal ini.

×

Mazmur 37:33

33 Sebab itu beginilah firman TUHAN mengenai raja Asyur: Ia tidak akan masuk ke kota ini dan tidak akan menembakkan panah ke sana; juga ia tidak akan mendatanginya dengan perisai dan tidak akan menimbun tanah menjadi tembok untuk mengepungnya.

×

Yesaya 37:35

35 Dan Aku akan memagari kota ini untuk menyelamatkannya, oleh karena Aku dan oleh karena Daud, hamba-Ku."

×

Yesaya 37:36

36 Keluarlah Malaikat TUHAN, lalu dibunuh-Nyalah seratus delapan puluh lima ribu orang di dalam perkemahan Asyur. Keesokan harinya pagi-pagi tampaklah, semuanya bangkai orang-orang mati belaka!

×

1 Yesaya 37:37

37 Sebab itu berangkatlah Sanherib, raja Asyur dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.

×

1 Yesaya 37:38

38 Pada suatu kali ketika ia sujud menyembah di dalam kuil Nisrokh, allahnya, maka Adramelekh dan Sarezer, anak-anaknya, membunuh dia dengan pedang, dan mereka meloloskan diri ke tanah Ararat. Kemudian Esarhadon, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

Sharing Is Caring: