Semua Manusia Berdosa

“Sebab tidak seorang pun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.” (Roma 3:20, TB)



Pembahasan: Roma 3:9-20 | Ayat Bacaan: Roma 2-3

Roma 3:9-20 menegaskan bahwa di hadapan Allah semua orang bersalah, baik yang mengetahui Hukum Taurat maupun yang tidak. Mereka yang mengetahui Taurat pun tidak mampu menaatinya dengan sempurna, sehingga ketaatan kepada Taurat tidak dapat menjadi jaminan untuk dibenarkan. Lalu, apa kelebihan orang Yahudi? Kelebihan mereka bukan terletak pada diri mereka, melainkan pada panggilan Allah yang mempercayakan firman-Nya kepada mereka. Sebagai umat pilihan, mereka menerima hak istimewa untuk menjadi berkat bagi bangsa-bangsa lain. Taurat dan sunat merupakan tanda perjanjian Allah, tetapi hak istimewa itu disalahgunakan ketika mereka mengira status sebagai umat pilihan membuat mereka luput dari hukuman meskipun tetap hidup dalam dosa.

Tidak seorang pun yang dapat menyatakan dirinya benar di hadapan Allah. Bukan berarti manusia tidak pernah melakukan hal yang benar, tetapi kebenaran manusia berdosa tidak dapat menjadi dasar pembenaran di hadapan Allah. Paulus menggambarkan keberdosaan manusia secara menyeluruh, dari kerongkongan, lidah, bibir, mulut, hingga kaki (ay. 13-15). Hati yang telah dicemari dosa memengaruhi seluruh kehidupan. Klimaksnya adalah pernyataan bahwa “rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu” (ay. 18). Bahkan pengetahuan tentang Kitab Suci dan kebenaran Allah tidak dengan sendirinya membuat manusia taat. Dosa membuat manusia terus mencari cara membenarkan diri dan memberontak terhadap Allah.

Lalu, bagaimana jalan keluarnya? Kita tidak dapat menyelamatkan diri dengan pengetahuan agama, ketaatan pada hukum, ataupun usaha menjadi orang baik. Justru Hukum Taurat menyatakan dosa dan menunjukkan bahwa manusia membutuhkan pembenaran dari luar dirinya. Firman Tuhan membongkar keadaan hati kita sekaligus mengarahkan kita kepada Kristus. Keselamatan adalah jalan yang Allah sediakan melalui anugerah-Nya di dalam Yesus Kristus, bukan hasil usaha manusia. Karena itu, keselamatan diterima melalui iman kepada Kristus. Ketika menyadari bahwa kita tidak mampu membenarkan diri sendiri, kita belajar datang kepada Kristus dan bersandar sepenuhnya pada kasih karunia-Nya.

STUDI PRIBADI: Renungkanlah apakah Anda sungguh-sungguh menyadari keberdosaan diri dan menerima Yesus sebagai satu-satunya Juruselamat Anda.

Pokok Doa: Doakan saudara atau teman yang belum percaya agar mereka berbalik dari hidup dalam dosa dan datang kepada iman yang menyelamatkan melalui karya Yesus Kristus.

×

Roma 3:9-20

Semua manusia adalah orang berdosa

9 Jadi bagaimana? Adakah kita mempunyai kelebihan dari pada orang lain? Sama sekali tidak. Sebab di atas telah kita tuduh baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, bahwa mereka semua ada di bawah kuasa dosa,

10 seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorangpun tidak.

11 Tidak ada seorangpun yang berakal budi, tidak ada seorangpun yang mencari Allah.

12 Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorangpun tidak.

13 Kerongkongan mereka seperti kubur yang ternganga, lidah mereka merayu-rayu, bibir mereka mengandung bisa.

14 Mulut mereka penuh dengan sumpah serapah,

15 kaki mereka cepat untuk menumpahkan darah.

16 Keruntuhan dan kebinasaan mereka tinggalkan di jalan mereka,

17 dan jalan damai tidak mereka kenal;

18 rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu."

19 Tetapi kita tahu, bahwa segala sesuatu yang tercantum dalam Kitab Taurat ditujukan kepada mereka yang hidup di bawah hukum Taurat, supaya tersumbat setiap mulut dan seluruh dunia jatuh ke bawah hukuman Allah.

20 Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa.

×

Roma 3:13-15

13 Kerongkongan mereka seperti kubur yang ternganga, lidah mereka merayu-rayu, bibir mereka mengandung bisa.

14 Mulut mereka penuh dengan sumpah serapah,

15 kaki mereka cepat untuk menumpahkan darah.

×

Roma 3:18

18 rasa takut kepada Allah tidak ada pada orang itu."

×

2Yohanes 9:13-34

13 Lalu mereka membawa orang yang tadinya buta itu kepada orang-orang Farisi.

14 Adapun hari waktu Yesus mengaduk tanah dan memelekkan mata orang itu, adalah hari Sabat.

15 Karena itu orang-orang Farisipun bertanya kepadanya, bagaimana matanya menjadi melek. Jawabnya: "Ia mengoleskan adukan tanah pada mataku, lalu aku membasuh diriku, dan sekarang aku dapat melihat."

16 Maka kata sebagian orang-orang Farisi itu: "Orang ini tidak datang dari Allah, sebab Ia tidak memelihara hari Sabat." Sebagian pula berkata: "Bagaimanakah seorang berdosa dapat membuat mujizat yang demikian?" Maka timbullah pertentangan di antara mereka.

17 Lalu kata mereka pula kepada orang buta itu: "Dan engkau, apakah katamu tentang Dia, karena Ia telah memelekkan matamu?" Jawabnya: "Ia adalah seorang nabi."

18 Tetapi orang-orang Yahudi itu tidak percaya, bahwa tadinya ia buta dan baru dapat melihat lagi, sampai mereka memanggil orang tuanya

19 dan bertanya kepada mereka: "Inikah anakmu, yang kamu katakan bahwa ia lahir buta? Kalau begitu bagaimanakah ia sekarang dapat melihat?"

20 Jawab orang tua itu: "Yang kami tahu ialah, bahwa dia ini anak kami dan bahwa ia lahir buta,

21 tetapi bagaimana ia sekarang dapat melihat, kami tidak tahu, dan siapa yang memelekkan matanya, kami tidak tahu juga. Tanyakanlah kepadanya sendiri, ia sudah dewasa, ia dapat berkata-kata untuk dirinya sendiri."

22 Orang tuanya berkata demikian, karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi, sebab orang-orang Yahudi itu telah sepakat bahwa setiap orang yang mengaku Dia sebagai Mesias, akan dikucilkan.

23 Itulah sebabnya maka orang tuanya berkata: "Ia telah dewasa, tanyakanlah kepadanya sendiri."

24 Lalu mereka memanggil sekali lagi orang yang tadinya buta itu dan berkata kepadanya: "Katakanlah kebenaran di hadapan Allah; kami tahu bahwa orang itu orang berdosa."

25 Jawabnya: "Apakah orang itu orang berdosa, aku tidak tahu; tetapi satu hal aku tahu, yaitu bahwa aku tadinya buta, dan sekarang dapat melihat."

26 Kata mereka kepadanya: "Apakah yang diperbuat-Nya padamu? Bagaimana Ia memelekkan matamu?"

27 Jawabnya: "Telah kukatakan kepadamu, dan kamu tidak mendengarkannya; mengapa kamu hendak mendengarkannya lagi? Barangkali kamu mau menjadi murid-Nya juga?"

28 Sambil mengejek mereka berkata kepadanya: "Engkau murid orang itu tetapi kami murid-murid Musa.

29 Kami tahu, bahwa Allah telah berfirman kepada Musa, tetapi tentang Dia itu kami tidak tahu dari mana Ia datang."

30 Jawab orang itu kepada mereka: "Aneh juga bahwa kamu tidak tahu dari mana Ia datang, sedangkan Ia telah memelekkan mataku.

31 Kita tahu, bahwa Allah tidak mendengarkan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang saleh dan yang melakukan kehendak-Nya.

32 Dari dahulu sampai sekarang tidak pernah terdengar, bahwa ada orang yang memelekkan mata orang yang lahir buta.

33 Jikalau orang itu tidak datang dari Allah, Ia tidak dapat berbuat apa-apa."

34 Jawab mereka: "Engkau ini lahir sama sekali dalam dosa dan engkau hendak mengajar kami?" Lalu mereka mengusir dia ke luar.

×

Matius 4:19

19 Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."

×

Markus 13:20

20 Dan sekiranya Tuhan tidak mempersingkat waktunya, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan yang telah dipilih-Nya, Tuhan mempersingkat waktunya.

×

Markus 13:13

13 Kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya ia akan selamat."

×

Kejadian 3:8

8 Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.

×

Kejadian 3:12

12 Manusia itu menjawab: "Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan."

×

Kejadian 3:9

9 Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?"

×

Roma 3:24

24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

×

Kolose 3:5-11

5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,

6 semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka).

7 Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.

8 Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah, geram, kejahatan, fitnah dan kata-kata kotor yang keluar dari mulutmu.

9 Jangan lagi kamu saling mendustai, karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,

10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

11 dalam hal ini tiada lagi orang Yunani atau orang Yahudi, orang bersunat atau orang tak bersunat, orang Barbar atau orang Skit, budak atau orang merdeka, tetapi Kristus adalah semua dan di dalam segala sesuatu.

×

1 Yesaya 37:37

37 Sebab itu berangkatlah Sanherib, raja Asyur dan pulang, lalu tinggallah ia di Niniwe.

×

1 Yesaya 37:38

38 Pada suatu kali ketika ia sujud menyembah di dalam kuil Nisrokh, allahnya, maka Adramelekh dan Sarezer, anak-anaknya, membunuh dia dengan pedang, dan mereka meloloskan diri ke tanah Ararat. Kemudian Esarhadon, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.

Sharing Is Caring: