Kesombongan Mendahului Kehancuran

Bacaan hari ini: Yesaya 10 | Bacaan setahun: Yosua 3-4, Yohanes 19

“Sebab itu Tuhan, Tuhan semesta alam, akan membuat orang-orangnya yang tegap menjadi kurus kering, dan segala kekayaannya akan dibakar habis, dengan api yang menyala-nyala.” (Yesaya 10:16)

 

Kesombongan berakibat kepada kehancuran, merupakan kisah yang dapat kita temui di dalam kehidupan sehari-hari. Di dalam cerita rakyat kita mengenal kisah tentang Maling Kundang. Kisah yang dimulai dengan kesederhanaan beranjak menjadi sukses dan berakhir dengan kehancuran.

Di dalam Alkitab juga terdapat kisah serupa, kesombongan berakhir dengan kehancuran. Hal ini dapat kita lihat terjadi atas bangsa Israel. Isreal adalah umat kesayangan Allah. Allah menjadikan bangsa Israel menjadi bangsa yang besar dan kuat. Namun, mereka hidup dalam kesombongan, menentukan ketetapan-ketetapan yang tidak adil (ay. 1), menghalang-halangi orang-orang lemah mendapatkan keadilan (ay. 2), merampas milik janda-janda dan menjarah anak-anak yatim (ay. 2). Oleh karena itu, Tuhan memberikan peringatan kepada mereka bahwa kekayaan dan kehebatan mereka tidak akan menolong mereka dalam penghukuman Tuhan. Mereka tidak dapat melarikan diri dalam murka Tuhan. Walaupun demikian, mereka tidak berubah, mereka berkeras hati dan tidak kembali pada jalan Tuhan. Allah memakai kerajaan Asyur untuk menghajar Israel. Asyur hanyalah alat yang dipakai Tuhan untuk menggenapi rencana-Nya, namun sikap Asyur tidak berkenan kepada Allah. Mereka menggunakan kekuasaannya untuk menghajar orang Israel, bukan dengan hikmat dan kekuatan dari Tuhan. Akhirnya, Tuhan sendiri yang turun tangan membakar kesombongan Asyur dengan api. Dalam bukunya, “Tujuh dosa yang mendatangkan maut”, Billy Graham menempatkan dosa kesombongan pada urutan pertama, karena kesombongan mendahului kehancuran.

Dalam kehidupan, kita pun bisa mengalami hal yang sama. Hidup kita mungkin penuh dengan kesombongan diri yang melawan Allah, dan siap untuk menghancurkan kita. Hidup kita adalah anugerah semata dari Tuhan. Apa yang dapat kita sombongkan? Mari kita merendahkan hati di hadapan Allah dan mau tunduk kepada perintah-Nya.

STUDI PRIBADI :
(1) Apakah yang menyebabkan bangsa Israel mengalami penghukuman Tuhan?
(2) Apa yang membuat Tuhan pada akhirnya murka pada bangsa Asyur?
(3) Maukah kita merendahkan diri dan dipimpin oleh Tuhan?

Pokok Doa : Berdoalah untuk dirimu dan setiap orang Kristen agar kita semua boleh senantiasa mengandalkan Tuhan daripada mengandalkan kekayaan dan kekuatan kita didalam menjalani kehidupan di dunia.