Datangnya Raja Damai

Bacaan hari ini: Yesaya 11 | Bacaan setahun: Yosua 5-6, Yohanes 20

“Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tunbuh dari pangkalnya akan berbuah.” (Yesaya 11:1)

 

Bagian Firman Tuhan yang kita baca ini, berisi tentang pengharapan bangsa Israel yang sedang berada di tengah-tengah kondisi yang terpuruk dan hancur. Namun demikian, Tuhan melalui nabi Yesaya, memberikan pengharapan kepada mereka dengan menyatakan janji-Nya. Tuhan menjanjikan kepada mereka akan datangnya Raja Damai di tengah-tengah mereka.

Kehadiran Raja Damai di tengah-tengah mereka akan memulihkan keadaan mereka yang sedang dalam kehancuran. Yesaya mengatakan bahwa: “Sebuah tunas yang keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang tumbuh dari pangkalnya akan berbuah” (ayat 1). Di sini Yesaya menyatakan bahwa Raja Damai yang dijanjikan itu, sesungguhnya berasal dari tunggul Isai, artinya: dari keturunan raja Daud yang sangat mereka hormati.

Lalu, siapakah yang Yesaya maksud dengan tunas dari tunggul Isai, Raja Damai ini? Jelas bahwa yang Yesaya maksudkan itu, sesungguhnya menunjuk kepada diri Yesus Kristus, Sang Mesias, “Yang diurapi” — Matius 3:16, “Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya”, juga Matius 12:18, “Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada bangsa-bangsa.”

Sesungguhnya, Tuhan Yesus sudah datang dan Ia akan datang untuk kedua kalinya. Kisah yang indah, yang dikisahkan oleh Yesaya itu, juga akan menjadi suatu realita bagi kita, apabila kita telah menerima tunas dari tunggul Isai, Raja Damai yaitu Yesus Kristus dalam hati kita. Maka Ia akan memulihkan kondisi hidup kita yang sedang terpuruk dan hancur karena dosa. Bahkan Raja Damai itu akan menyelamatkan kita dari hukuman dosa dan memberikan damai sejahtera-Nya. Dan kelak, apabila Ia datang untuk kedua kalinya, maka kita akan tinggal bersama-sama dengan-Nya dalam damai dalam kerajaan-Nya yang kekal. Amin.

STUDI PRIBADI : Siapakah yang disebut sebagai “tunas yang keluar dari tunggul Isai” dalam bagian ini ?

Pokok Doa : Berdoalah bagi bangsa dan negara Indonesia ini, agar Tuhan senantiasa memberikan hikmat-Nya kepada para pemimpin bangsa untuk memimpin dan mengatur negeri ini.