Kefasikan Orang Berdosa & Kasih Setia Allah

“Ya Tuhan, kasih-Mu sampai ke langit, setia-Mu sampai ke awan. Keadilan-Mu adalah seperti gunung-gunung Allah, hukum-Mu bagaikan samudera raya yang hebat. Manusia dan hewan Kauselamatkan, ya Tuhan.” (Mazmur 36:6-7)



Bacaan hari ini: Mazmur 36:1-13 | Bacaan setahun: Mazmur 36-37

Mazmur ini menggambarkan sifat-sifat manusia berdosa (bukan hanya musuh Daud), yang merancang kejahatan dan melakukan dosa dalam hidupnya. Pada dasarnya, pikiran orang jahat penuh dengan kejahatan, mereka tidak takut akan Tuhan, dan tidak takut diketahui manusia. Seperti manusia pada zaman Nuh (Kej. 6:5). Selain mendukakan hati Tuhan, juga mendukakan hati mereka yang takut akan Tuhan.

Dalam Mazmur ini dinyatakan bahwa Daud tidak lagi berdoa meminta pembalasan Tuhan kepada manusia yang melakukan kejahatan tersebut. Kejahatan mereka terlalu banyak sehingga Daud tidak tahu bagaimana harus “meminta Tuhan bertindak untuk mengatasi kejahatan manusia”. Lagi pula Daud dan kita semua juga termasuk manusia yang juga berbuat kejahatan dalam hidup. Oleh karena itu, Daud tidak lagi meminta Tuhan menghukum kejahatan orang berdosa. Melainkan meminta agar kasih setia Tuhan dan keadilan Tuhan yang berlaku atas kehidupan manusia, khususnya kepada orang-orang yang percaya. Dalam ayat 7-8 disebutkan bahwa manusia dan hewan diselamatkan oleh Tuhan Allah, dan anak-anak manusia berlindung dalam naungan sayang Tuhan. Suatu penggambaran manusia yang menyadari keterbatasan mereka namun yang dibenarkan oleh Tuhan. Daud merasakan dirinya betul-betul kecil, tidak berarti, seperti hewan yang hari ini ada dan besok juga hilang, dan yang sepenuhnya perlu Tuhan dalam hidupnya karena dari Tuhanlah datang keselamatannya.

Hari ini, kita hidup di tengah-tengah manusia berdosa yang tidak lagi mengenal Allah, yang senang dalam kejahatan mereka, dan kita sering putus asa melihat dosa-dosa mereka. Mari kita belajar fokus dalam kasih setia Allah dan keadilan Allah. Kasih setia Allah akan terus memelihara hidup kita. Keadilan Allah, suatu saat akan dinyatakan lewat penghakiman- Nya kepada manusia yang tidak mau bertobat dan tidak mau percaya kepada Yesus Kristus. Kita yang sudah percaya, mari kita tetap rendah hati menerima apa yang Tuhan izinkan terjadi dalam hidup kita. Amin.

STUDI PRIBADI: Bagaimana Anda melihat situasi dunia saat ini, akan semakin baik atau semakin buruk? Mengapa demikian? Bagaimana iman Anda mengatasi pergumulan Anda dalam situasi dunia saat ini? Apakah yang Anda akan lakukan?

Pokok Doa: Berdoa bagi kondisi dunia ini, terutama peperangan dan krisis dalam berbagai bidang yang terjadi, yang dampaknya kita rasakan. Berdoa untuk kemurahan Tuhan agar kita dapat melewati krisis ini.

Sharing Is Caring :