5 Roti 2 Ikan

“Tetapi jawab-Nya: ‘kamu harus memberi mereka makan!’” (Markus 6:37)



Bacaan hari ini: Markus 6:30-44 | Bacaan setahun: Markus 6-7

Apa respons Anda jika anak Anda berkata: “Mami, aku lapar sekali, maukah mami membuatkanku makanan?” Tentu Anda akan segera membuatkan makanan baginya. Jika Anda ditanya: “Mengapa Anda mau melakukannya?” Mungkin Anda menjawab, “Dia adalah anak saya, dan sedang lapar. Sebagai ibu, saya mengerti kebutuhannya!”

Terlebih lagi Yesus Kristus, Sang Gembala Agung, Ia sangat peduli kepada kawanan domba Israel. Bahkan Ia juga peduli kepada para murid yang telah kembali dari pelayanan. Kepada para murid, Yesus berkata: “’Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!’ Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat.” Yesus sungguh peduli keadaan fisik para murid. Ia menghendaki mereka beristirahat sejenak dan menikmati makanan mereka. Di sisi lain, banyak orang rindu mendengar pengajaran Yesus, sehingga mereka mengikuti-Nya. Yesus tidak menolak mereka. Bahkan ketika Yesus melihat mereka: “…tergeraklah hatinya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka. Ketika hari mulai malam dan tempat itu sunyi, maka datanglah para murid kepada Yesus dan meminta agar Ia menyuruh orang banyak itu kembali ke asalnya. Mendengarkan permintaan para murid, Yesus justru menjawabnya: “Kamu harus memberi mereka makan!” Jawaban ini sontak membuat para murid bingung. Namun, Yesus tahu apa dilakukannya. Maka dengan lima roti dan dua ikan, 5000 orang lebih makan sampai kenyang dan sisa 12 bakul roti, selain sisa-sisa dari ikan.

Kisah ini tidak hanya menunjukkan bahwa Yesus berkuasa, tetapi juga memberi keteladanan, yaitu suatu perhatian. Yesus memperhatikan para murid yang lelah. Yesus memperhatikan orang banyak yang belum makan. Yesus pun memperhatikan kebutuhan Anda. Maukah Anda mengikuti teladan Yesus? Lakukanlah perkara kecil saja pasti akan berdampak besar! Teladani kehidupan Tuhan Yesus.

STUDI PRIBADI: Apa yang Yesus lakukan ketika melihat para murid kembali dari pelayanan dan kepada orang banyak ketika hari mulai gelap? Apa yang kita dapatkan dari firman ini?

Pokok Doa: Berdoa bagi jemaat agar meneladani Kristus dalam memperhatikan kepentingan orang lain dan rela melayani sesama yang membutuhkan. Gereja Tuhan terus menjalankan fungsinya sebagai Garam & Terang Dunia.

×

Markus 4 : 35

35 Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang."

×

Markus 5 : 1-2

1 Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa.

2 Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia.

×

Markus 5 : 3-5

3 Orang itu diam di sana dan tidak ada seorangpun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai,

4 karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya.

5 Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu.

×

Markus 5 : 9

9 Kemudian Ia bertanya kepada orang itu: "Siapa namamu?" Jawabnya: "Namaku Legion, karena kami banyak."

×

Markus 5 : 6-7

6 Ketika ia melihat Yesus dari jauh, berlarilah ia mendapatkan-Nya lalu menyembah-Nya,

7 dan dengan keras ia berteriak: "Apa urusan-Mu dengan aku, hai Yesus, Anak Allah Yang Mahatinggi? Demi Allah, jangan siksa aku!"

×

Markus 5 : 10

10 Ia memohon dengan sangat supaya Yesus jangan mengusir roh-roh itu keluar dari daerah itu.

×

Markus 5 : 130

13 Yesus mengabulkan permintaan mereka. Lalu keluarlah roh-roh jahat itu dan memasuki babi-babi itu. Kawanan babi yang kira-kira dua ribu jumlahnya itu terjun dari tepi jurang ke dalam danau dan mati lemas di dalamnya.

Sharing Is Caring :