Pemulihan Sion

“Pada waktu itu tunas yang ditumbuhkan TUHAN akan menjadi kepermaian dan kemuliaan, dan hasil tanah menjadi kebanggaan dan kehormatan bagi orang-orang Israel yang terluput.” (Yesaya 4:2)



Pembahasan: Yesaya 4:2-6 | Ayat Bacaan: Yesaya 3-4

Secara umum, dosa dimengerti sebagai tindakan melawan hukum atau aturan agama, sehingga penyelesaiannya adalah berusaha melakukan sebaliknya: menaati hukum atau aturan agama. Namun, firman Tuhan menunjukkan bahwa dosa itu serius, sebab merupakan pemberontakan terhadap Allah. Keseriusan dosa juga terlihat dari tidak adanya hal yang bisa dilakukan umat Allah untuk menyelesaikan dosanya. Selain itu, Allah tidak mendiamkan dosa dan akan menghukum umat-Nya. Meski demikian, firman Tuhan menyatakan bahwa melalui penghukuman-Nya, Allah ingin memurnikan umat-Nya. Akan ada kumpulan “orang-orang sisa” yang disebut kudus dan memperoleh hidup, yang akan tinggal di Sion, Yerusalem, yang sudah dibersihkan dari segala noda dosa oleh Tuhan.

Hal yang dinyatakan oleh firman Tuhan ini adalah sebuah nubuat tentang rencana keselamatan dalam “tunas yang ditumbuhkan Allah”, yang adalah Pribadi. Yesaya 11:1 menyatakan bahwa Dia adalah “tunas dari tunggul Isai”, keturunan Daud, yang penuh dengan Roh Tuhan. Nubuat ini digenapi dalam diri Tuhan Yesus, Juruselamat kita. Dia datang ke dalam dunia untuk menyelesaikan masalah dosa manusia dengan menanggung hukuman dosa yang seharusnya ditanggung oleh manusia. Namun, Yesus bangkit pada hari ketiga dan mengalahkan kuasa maut. Setiap orang yang percaya kepada-Nya diperhitungkan sebagai bagian dari “orang-orang sisa” yang disebut orang kudus, bukan karena kebaikan mereka, tetapi karena karya keselamatan di dalam Yesus. Di dalam Yesus, mereka akan beroleh hidup yang kekal, sesuai dengan janji-Nya bahwa pada hari Tuhan, orang-orang percaya akan ada di dalam Yerusalem yang baru.

Apa pelajarannya bagi kita? Pertama, dosa adalah hal yang serius di hadapan Tuhan, sebab harga yang harus dibayar adalah Putra Tunggal Allah sendiri, Tuhan Yesus Kristus, yang mati menggantikan kita. Kedua, marilah kita hidup sebagai orang-orang percaya seperti yang dirindukan Allah, yaitu mereka yang akan mewarisi Yerusalem yang baru, dengan hidup kudus dan tidak bercela oleh pertolongan Tuhan. Kiranya Tuhan menolong dan menguatkan kita. Amin.

STUDI PRIBADI: Apa artinya “orang-orang sisa” dari perenungan firman Tuhan ini?

Pokok Doa: Berdoalah agar gereja Tuhan, kita yang percaya Tuhan Yesus, diberi kekuatan oleh Tuhan untuk hidup sebagai saksi-Nya di tengah dunia yang berdosa ini.

×

Yesaya 11:1

1 Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.

×

Kidung Agung 6:8-9a

8 Permaisuri ada enam puluh, selir delapan puluh, dan dara-dara tak terbilang banyaknya.

9a Tetapi dialah satu-satunya merpatiku, idam-idamanku.

×

Kidung Agung 5:16

16 Kata-katanya manis semata-mata, segala sesuatu padanya menarik. Demikianlah kekasihku, demikianlah temanku, hai puteri-puteri Yerusalem.

×

Efesus 5:25

25 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya

×

Yohanes 15:15

15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

×

Pengkhotbah 8:12-13

12 Walaupun orang yang berdosa dan yang berbuat jahat seratus kali hidup lama, namun aku tahu, bahwa orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya.

13 Tetapi orang yang fasik tidak akan beroleh kebahagiaan dan seperti bayang-bayang ia tidak akan panjang umur, karena ia tidak takut terhadap hadirat Allah.

×

Pengkhotbah 8:16

16 Ketika aku memberi perhatianku untuk memahami hikmat dan melihat kegiatan yang dilakukan orang di dunia tanpa mengantuk siang malam,

×

Pengkhotbah 8:17

17 maka nyatalah kepadaku, bahwa manusia tidak dapat menyelami segala pekerjaan Allah, yang dilakukan-Nya di bawah matahari. Bagaimanapun juga manusia berlelah-lelah mencarinya, ia tidak akan menyelaminya. Walaupun orang yang berhikmat mengatakan, bahwa ia mengetahuinya, namun ia tidak dapat menyelaminya.

×

Mazmur 146:9

9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Sharing Is Caring: