Berbagai Ketidakadilan

“Sebab itu seperti lidah api memakan jerami, dan seperti rumput kering habis lenyap dalam nyala api, demikian akar-akar mereka akan menjadi busuk, dan kuntumnya akan beterbangan seperti abu, oleh karena mereka telah menolak pengajaran TUHAN semesta alam dan menista firman Yang Mahakudus, Allah Israel.” (Yesaya 5:24)



Pembahasan: Yesaya 5:8-24 | Ayat Bacaan: Yesaya 5

Sejak semula, Allah menghendaki agar umat-Nya memancarkan relasi mereka dengan Allah, baik dalam kehidupan mereka secara pribadi maupun secara komunal. Namun sayangnya, firman Tuhan menyatakan bahwa hal itu tidak tampak dalam kehidupan umat Israel. Sebaliknya, yang nampak adalah ketidakadilan yang justru bertentangan dengan kehendak Allah. Bentuk ketidakadilan tersebut dinyatakan melalui kalimat-kalimat yang dimulai dengan kata “celaka,” yang menunjukkan bahwa peringatan itu disampaikan dalam nada ratapan. Umat Tuhan ada di bawah kutuk karena berbagai ketidakadilan yang mereka lakukan. Apa sajakah itu? Ketidakadilan itu antara lain: merebut tanah milik orang lain, membiarkan diri dikuasai kemabukan atau hawa nafsu sepanjang hari, mengejar dosa dengan begitu semangat sambil meremehkan Tuhan, memutarbalikkan kebaikan dan kejahatan, menganggap diri berhikmat, serta membela orang karena suap, bukan karena kebenaran.

Mengapa umat Allah dapat jatuh sedemikian dalam? Mereka sudah menolak ajaran Tuhan dan menista firman Tuhan. Rasa takut akan Tuhan tidak ada lagi dalam hati mereka. Sebaliknya, hati mereka menjadi keras dan dikuasai oleh hawa nafsu serta keinginan mencari keuntungan bagi diri sendiri. Ini menjadi peringatan keras bagi gereja Tuhan agar tidak mengikuti kejatuhan umat Israel. Peringatan ini terutama harus diperhatikan oleh para pemimpin dan mereka yang terpandang serta memiliki kuasa. Jangan sampai mereka dibutakan oleh jabatan, kekuasaan, kepentingan pribadi, dan popularitas, sehingga berani untuk memutarbalikkan kebenaran dan keadilan Tuhan. Oleh karena itu, marilah kita mengingat peringatan firman Tuhan yang berkata, “Pada hari ini sekiranya kamu mendengar suara-Nya, maka janganlah mengeraskan hatimu” (Mzm. 95:7-8). Jika hati kita masih peka dan dapat ditegur oleh firman Tuhan, janganlah kita mengabaikannya dan mengeraskan hati, melainkan perhatikan dan lakukan apa yang menjadi kehendak-Nya. Kiranya Tuhan menolong setiap kita, gereja-Nya.

STUDI PRIBADI: Mengapa umat Tuhan dapat berada dalam kondisi celaka seperti yang dinyatakan oleh firman Tuhan?

Pokok Doa: Berdoalah bagi para pemimpin gereja Anda agar diberi hati yang takut akan Tuhan dan senantiasa mengandalkan-Nya dalam memimpin umat Tuhan yang dipercayakan kepada mereka.

×

Mazmur 95:7-8

7 Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya!

8 Janganlah keraskan hatimu seperti di Meriba, seperti pada hari di Masa di padang gurun,

×

Kidung Agung 6:8-9a

8 Permaisuri ada enam puluh, selir delapan puluh, dan dara-dara tak terbilang banyaknya.

9a Tetapi dialah satu-satunya merpatiku, idam-idamanku.

×

Kidung Agung 5:16

16 Kata-katanya manis semata-mata, segala sesuatu padanya menarik. Demikianlah kekasihku, demikianlah temanku, hai puteri-puteri Yerusalem.

×

Efesus 5:25

25 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya

×

Yohanes 15:15

15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

×

Pengkhotbah 8:12-13

12 Walaupun orang yang berdosa dan yang berbuat jahat seratus kali hidup lama, namun aku tahu, bahwa orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya.

13 Tetapi orang yang fasik tidak akan beroleh kebahagiaan dan seperti bayang-bayang ia tidak akan panjang umur, karena ia tidak takut terhadap hadirat Allah.

×

Pengkhotbah 8:16

16 Ketika aku memberi perhatianku untuk memahami hikmat dan melihat kegiatan yang dilakukan orang di dunia tanpa mengantuk siang malam,

×

Pengkhotbah 8:17

17 maka nyatalah kepadaku, bahwa manusia tidak dapat menyelami segala pekerjaan Allah, yang dilakukan-Nya di bawah matahari. Bagaimanapun juga manusia berlelah-lelah mencarinya, ia tidak akan menyelaminya. Walaupun orang yang berhikmat mengatakan, bahwa ia mengetahuinya, namun ia tidak dapat menyelaminya.

×

Mazmur 146:9

9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Sharing Is Caring: