Penghukuman Atas Tanah Arab

“Dalam setahun lagi, menurut masa kerja prajurit upahan, maka segala kemuliaan Kedar akan habis.” (Yesaya 21:16)



Pembahasan: Yesaya 21:13-17 | Ayat Bacaan: Yesaya 21-22

Hari ini, nabi Yesaya membawa kita ke padang gurun, jauh dari istana dan kota besar. Ia menyingkapkan penghakiman Allah atas tanah Arab. Bangsa-bangsa Arab yang tinggal di padang gurun tampak mandiri dan aman karena tidak terikat sistem dunia. Namun, firman Tuhan justru datang ke tempat sunyi itu. Allah menyatakan bahwa mereka yang hidup di pinggiran sejarah pun tidak berada di luar jangkauan-Nya. Tidak ada zona netral di hadapan Tuhan—setiap kehidupan ada di bawah kedaulatan-Nya. Allah bukan hanya Tuhan atas kota, tapi juga atas padang gurun. Ketika Dia berfirman, seluruh ilusi kemandirian runtuh. Allah merobohkan menara-menara pengawal kita untuk membawa kita ke tempat perlindungan yang sejati, yaitu di bawah naungan tangan-Nya yang berdaulat.

Tuhan secara khusus menyebutkan waktu yang sangat tegas: “dalam satu tahun.” Pernyataan ini mengguncang rasa aman palsu. Kedar, yang dikenal kuat dan tangguh, akan kehilangan kemuliaannya. Pesannya jelas: kekuatan, strategi, fleksibilitas hidup, dan reputasi tidak pernah menjadi jaminan masa depan. Apa yang manusia anggap stabil bisa runtuh dengan cepat ketika Tuhan menarik penopangnya. Mengapa? Karena Tuhan Allah berdaulat penuh atas kehidupan manusia. Maka, menjadikan Allah sebagai sandaran yang kokoh adalah hal yang perlu kita lakukan.

Sekarang, apa yang bisa memberi rasa aman dalam hidup? Mungkin pekerjaan yang mapan, usaha yang sedang berkembang baik, tabungan yang cukup, atau kemampuan beradaptasi dengan berbagai situasi sulit. Namun Tuhan, dengan kasih-Nya, mengguncang semua sandaran palsu itu agar hati kita kembali berharap kepada-Nya. Setiap guncangan adalah panggilan lembut agar kita berhenti bersandar pada hal-hal fana dan berpaling kepada Diri-Nya, satu-satunya fondasi yang tidak tergoyahkan. Penghakiman hendaknya dipahami bukan sekadar hukuman, tetapi undangan untuk bertobat—belajar percaya bahwa hanya Tuhanlah sumber perlindungan, waktu, dan masa depan kita. Tidak ada sandaran lain yang kuat dan kokoh, selain bersandar kepada Allah yang hidup.

STUDI PRIBADI: Apa yang Allah sampaikan melalui Nabi Yesaya dalam teks kita hari ini? Seharusnya apa—dan siapa—yang menjadi sandaran hidup kita, dan mengapa?

Pokok Doa: Berdoa agar umat Tuhan sungguh-sungguh bersandar kepada- Nya, sebab hanya Tuhan Allah yang mampu memberi sandaran dan rasa aman yang sejati.

×

Yesaya 19:1-25

Ucapan ilahi terhadap Mesir

1 Ucapan ilahi terhadap Mesir. Lihat, TUHAN mengendarai awan yang cepat dan datang ke Mesir, maka berhala-berhala Mesir gemetar di hadapan-Nya, dan hati orang Mesir, merana hancur dalam diri mereka.

2 Aku akan menggerakkan orang Mesir melawan orang Mesir, supaya mereka berperang, setiap orang melawan saudaranya, dan setiap orang melawan temannya, kota melawan kota, kerajaan melawan kerajaan;

3 semangat orang Mesir menjadi hilang, dan rancangannya akan Kukacaukan; maka mereka akan meminta petunjuk kepada berhala-berhala dan kepada tukang-tukang jampi, kepada arwah dan kepada roh-roh peramal.

4 Aku akan menyerahkan orang Mesir ke dalam tangan seorang tuan yang kejam, dan seorang raja yang bengis akan memerintah mereka; demikianlah firman Tuhan, TUHAN semesta alam.

5 Air dari sungai Nil akan habis, dan sungai itu akan menjadi tohor dan kering,

6 sehingga terusan-terusan akan berbau busuk, dan anak-anak sungai Nil akan menjadi dangkal dan tohor, gelagah dan teberau akan mati rebah.

7 Rumput di tepi sungai Nil dan seluruh tanah pesemaian pada sungai Nil akan menjadi kering ditiup angin dan tidak ada lagi.

8 Para nelayan akan mengaduh dan berkabung, yaitu semua orang yang memancing di sungai Nil; semua orang yang menjala di situ akan merana juga.

9 Orang-orang yang mengolah lenan akan mendapat malu, demikian juga tukang-tukang tenun kain putih.

10 Mereka yang menenun akan remuk hatinya, segala pekerja upahan akan bersedih hati.

11 Para pembesar Zoan adalah orang-orang bodoh belaka; para penasihat Firaun yang paling bijaksana memberi nasihat yang dungu. Bagaimanakah kamu dapat berkata kepada Firaun: "Aku ini anak orang-orang bijaksana, anak raja-raja zaman purbakala?"

12 Di manakah orang-orang bijaksanamu? Biarlah mereka mengumumkan kepadamu serta memberitahukan apa yang diputuskan TUHAN semesta alam tentang Mesir.

13 Para pembesar Zoan bertindak tolol, para pembesar Memfis sudah teperdaya; para pemuka suku-suku mereka telah memusingkan Mesir.

14 TUHAN telah mencurahkan di antara mereka suatu roh kekacauan, dan mereka memusingkan Mesir dalam segala usahanya, sehingga seperti seorang mabuk yang pusing waktu muntah-muntah.

15 Dan tidak ada usaha Mesir yang akan berhasil yang dilakukan oleh pemimpin dan pengikut, oleh pemuka dan orang biasa.

16 Pada waktu itu orang-orang Mesir akan seperti orang-orang perempuan; mereka akan gemetar dan terkejut terhadap tangan TUHAN semesta alam yang diacungkan-Nya kepada mereka.

17 Maka tanah Yehuda akan menimbulkan kegemparan di antara orang Mesir, dan siapapun yang teringat kepadanya akan terkejut mendengar keputusan TUHAN semesta alam yang diambil-Nya mengenai mereka.

18 Pada waktu itu akan ada lima kota di tanah Mesir yang berbicara bahasa Kanaan dan yang bersumpah demi TUHAN semesta alam. Satu di antaranya akan disebutkan Ir-Heres.

19 Pada waktu itu akan ada mezbah bagi TUHAN di tengah-tengah tanah Mesir dan tugu peringatan bagi TUHAN pada perbatasannya.

20 Itu akan menjadi tanda kesaksian bagi TUHAN semesta alam di tanah Mesir: apabila mereka berseru kepada TUHAN oleh karena orang-orang penindas, maka Ia akan mengirim seorang juruselamat kepada mereka, yang akan berjuang dan akan melepaskan mereka.

21 TUHAN akan menyatakan diri kepada orang Mesir, dan orang Mesir akan mengenal TUHAN pada waktu itu; mereka akan beribadah dengan korban sembelihan dan korban sajian, dan mereka akan bernazar kepada TUHAN serta membayar nazar itu.

22 TUHAN akan menghajar orang Mesir, akan menghajar dan menyembuhkan; dan mereka akan berbalik kepada TUHAN dan Ia akan mengabulkan doa mereka serta menyembuhkan mereka.

23 Pada waktu itu akan ada jalan raya dari Mesir ke Asyur, sehingga orang Asyur dapat masuk ke Mesir dan orang Mesir ke Asyur, dan Mesir akan beribadah bersama-sama Asyur.

24 Pada waktu itu Israel akan menjadi yang ketiga di samping Mesir dan di samping Asyur, suatu berkat di atas bumi,

25 yang diberkati oleh TUHAN semesta alam dengan berfirman: "Diberkatilah Mesir, umat-Ku, dan Asyur, buatan tangan-Ku, dan Israel, milik pusaka-Ku."

×

Yesaya 18:1-2

1 Wahai! Negeri dengingan sayap di seberang sungai-sungai Etiopia,

2 yang mengirim duta-duta melalui laut dalam perahu-perahu pandan mengarungi permukaan air! Pergilah, hai utusan-utusan yang tangkas, kepada bangsa yang jangkung dan berkulit mengkilap, kepada kaum yang ditakuti dekat dan jauh, yakni bangsa yang berkekuatan ulet dan lalim, yang negerinya dilintasi sungai-sungai!

×

Yesaya 18:4

4 Sebab beginilah firman TUHAN kepadaku: "Aku akan menjenguk dari tempat kediaman-Ku dengan tidak bergerak, seperti hawa panas yang mendidih waktu panas terik, seperti kabut embun di panas musim menuai."

×

Yesaya 18:5-6

5 Sebab sebelum musim buah, apabila waktu berbunga sudah berakhir, dan gugusan putik menjadi buah anggur yang hendak masak, maka TUHAN akan mengerat ranting-rantingnya dengan pisau pemangkas, dan menyisihkan carang-carangnya dengan memancungnya.

6 Semuanya itu akan ditinggalkan bertumpuk-tumpuk bagi burung-burung buas di pegunungan, dan bagi binatang-binatang di hutan. Pada musim panas burung-burung buas akan bermukim di situ dan segala binatang hutan pada musim dingin.

×

Yesaya 18:7

7 Pada waktu itu juga persembahan akan disampaikan kepada TUHAN semesta alam dari kaum yang jangkung dan berkulit mengkilap, dan dari kaum yang ditakuti dekat dan jauh, yakni bangsa yang berkekuatan ulet dan lalim, yang negerinya dilintasi sungai-sungai, ke tempat nama TUHAN semesta alam, yaitu gunung Sion.

×

Pengkhotbah 8:12-13

12 Walaupun orang yang berdosa dan yang berbuat jahat seratus kali hidup lama, namun aku tahu, bahwa orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya.

13 Tetapi orang yang fasik tidak akan beroleh kebahagiaan dan seperti bayang-bayang ia tidak akan panjang umur, karena ia tidak takut terhadap hadirat Allah.

×

Pengkhotbah 8:16

16 Ketika aku memberi perhatianku untuk memahami hikmat dan melihat kegiatan yang dilakukan orang di dunia tanpa mengantuk siang malam,

×

Pengkhotbah 8:17

17 maka nyatalah kepadaku, bahwa manusia tidak dapat menyelami segala pekerjaan Allah, yang dilakukan-Nya di bawah matahari. Bagaimanapun juga manusia berlelah-lelah mencarinya, ia tidak akan menyelaminya. Walaupun orang yang berhikmat mengatakan, bahwa ia mengetahuinya, namun ia tidak dapat menyelaminya.

×

Mazmur 146:9

9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Sharing Is Caring: