Murka Atas Efraim

“Sekalipun semuanya ini terjadi, murka-Nya belum surut, dan tangan-Nya masih teracung.” (Yesaya 9:16b)



Pembahasan: Yesaya 9:7-20 | Ayat Bacaan: Yesaya 8-9

Bayangkan sebuah rumah yang dindingnya mulai retak. Awalnya hanya berupa garis halus; pemilik rumah mengabaikannya dan menganggapnya sebagai masalah kecil. Waktu berlalu, dan retakan itu semakin melebar, air mulai merembes saat hujan, hingga akhirnya sebagian tembok runtuh. Ketika hal itu terjadi, bukan karena tidak ada peringatan, melainkan karena peringatan tersebut diabaikan. Demikian pula dalam kehidupan rohani. Tuhan sering memberi tanda, teguran, dan peringatan, untuk memanggil kita bertobat. Namun, apa jadinya jika semua itu tidak dihiraukan?

Yesaya 9:7-20 menggambarkan kondisi bangsa Israel yang sedang berada di bawah murka Tuhan. Mereka mengalami kekalahan, kekacauan, bencana dan penderitaan. Tetapi, Israel tidak melihat semua itu sebagai panggilan untuk berintrospeksi. Tuhan berulang kali memberi kesempatan agar umat-Nya sadar, namun bangsa itu tetap hidup dalam kesombongan dan keras hati. Para pemimpin menyesatkan rakyat, yang kuat menindas yang lemah, dan setiap orang hidup menurut kepentingannya sendiri. Masalah utama Israel bukanlah penderitaan yang mereka alami, melainkan ketidakmauan mereka untuk bertobat. Mereka lebih memilih membangun kembali reruntuhan dengan cara lama daripada membenahi hati yang rusak. Teguran Tuhan tidak menghasilkan perubahan, karena hati mereka telah menjadi bebal. Ketika kejahatan itu sudah merasuki seluruh lapisan masyarakat, maka penghakiman Allah pun menjadi menyeluruh. Tidak ada yang kebal, bahkan kelompok yang biasanya mendapatkan perlindungan khusus dari Allah, yakni anak yatim dan janda, turut mengalami murka-Nya.

Kabar baiknya: Allah yang sama, yang menghakimi Israel juga adalah Allah yang mengasihi dan ingin memulihkan. Seluruh kitab Yesaya penuh dengan janji pemulihan bagi mereka yang mau kembali kepada-Nya. Tangan Allah yang teracung bisa menjadi tangan yang menghakimi, atau tangan yang memeluk kita kembali, pilihannya ada pada respons kita.

STUDI PRIBADI: Apakah Anda akan merespons teguran Allah dengan kesombongan atau dengan kerendahan hati?

Pokok Doa: Berdoalah, supaya setiap umat Tuhan boleh peka dengan teguran Tuhan dan bertobat apabila kita sadar kita telah berdosa.

×

Yesaya 9:7-20

Murka TUHAN terhadap Efraim

8 (9-7) Tuhan telah melontarkan firman kepada Yakub, dan firman-Nya itu menimpa Israel.

9 (9-8) Biarlah seluruh bangsa itu mengetahuinya, yakni Efraim dan penduduk Samaria, yang berkata dengan congkaknya dan tinggi hatinya:

10 (9-9) "Tembok batu bata jatuh, akan kita dirikan dari batu pahat; pohon-pohon ara ditebang, akan kita ganti dengan pohon-pohon aras."

11 (9-10) Maka TUHAN membangkitkan para panglima Rezin melawan mereka, dan menggerakkan musuh-musuh mereka:

12 (9-11) Orang Aram dari timur, dan orang Filistin dari barat, mereka menelan Israel dengan mulut yang lebar. Sekalipun semuanya ini terjadi, murka-Nya belum surut, dan tangan-Nya masih teracung.

13 (9-12) Tetapi bangsa itu tidak kembali kepada Dia yang menghajarnya, dan mereka tidak mencari TUHAN semesta alam.

14 (9-13) Maka TUHAN mengerat dari Israel kepala dan ekor, batang dan ranting pada satu hari juga.

15 (9-14) Tua-tua dan orang yang terpandang, itulah kepala, dan nabi yang mengajarkan dusta, itulah ekor.

16 (9-15) Sebab orang-orang yang mengendalikan bangsa ini adalah penyesat, dan orang-orang yang dikendalikan mereka menjadi kacau.

17 (9-16) Sebab itu Tuhan tidak bersukacita karena teruna-teruna mereka, dan tidak sayang kepada anak-anak yatim dan janda-janda mereka, sebab sekaliannya mereka murtad dan berbuat jahat, dan setiap mulut berbicara bebal. Sekalipun semuanya ini terjadi, murka-Nya belum surut, dan tangan-Nya masih teracung.

18 (9-17) Sebab kefasikan itu menyala seperti api yang memakan habis puteri malu dan rumput, lalu membakar belukar di hutan sehingga tonggak asap berkepul-kepul ke atas.

19 (9-18) Oleh karena murka TUHAN semesta alam, terbakarlah tanah itu, dan bangsa itu menjadi makanan api; seorangpun tidak mengasihani saudaranya.

20 (9-19) Mereka mencakup ke sebelah kanan, tetapi masih lapar, mereka memakan ke sebelah kiri, tetapi tidak kenyang, setiap orang memakan daging temannya:

21 (9-20) Manasye memakan Efraim, dan Efraim memakan Manasye, dan bersama-sama mereka melawan Yehuda. Sekalipun semuanya ini terjadi, murka-Nya belum surut, dan tangan-Nya masih teracung.

×

Kidung Agung 6:8-9a

8 Permaisuri ada enam puluh, selir delapan puluh, dan dara-dara tak terbilang banyaknya.

9a Tetapi dialah satu-satunya merpatiku, idam-idamanku.

×

Kidung Agung 5:16

16 Kata-katanya manis semata-mata, segala sesuatu padanya menarik. Demikianlah kekasihku, demikianlah temanku, hai puteri-puteri Yerusalem.

×

Efesus 5:25

25 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya

×

Yohanes 15:15

15 Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

×

Pengkhotbah 8:12-13

12 Walaupun orang yang berdosa dan yang berbuat jahat seratus kali hidup lama, namun aku tahu, bahwa orang yang takut akan Allah akan beroleh kebahagiaan, sebab mereka takut terhadap hadirat-Nya.

13 Tetapi orang yang fasik tidak akan beroleh kebahagiaan dan seperti bayang-bayang ia tidak akan panjang umur, karena ia tidak takut terhadap hadirat Allah.

×

Pengkhotbah 8:16

16 Ketika aku memberi perhatianku untuk memahami hikmat dan melihat kegiatan yang dilakukan orang di dunia tanpa mengantuk siang malam,

×

Pengkhotbah 8:17

17 maka nyatalah kepadaku, bahwa manusia tidak dapat menyelami segala pekerjaan Allah, yang dilakukan-Nya di bawah matahari. Bagaimanapun juga manusia berlelah-lelah mencarinya, ia tidak akan menyelaminya. Walaupun orang yang berhikmat mengatakan, bahwa ia mengetahuinya, namun ia tidak dapat menyelaminya.

×

Mazmur 146:9

9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.

×

Mazmur 41:5

4 (41-5) Kalau aku, kataku: "TUHAN, kasihanilah aku, sembuhkanlah aku, sebab terhadap Engkaulah aku berdosa!"

×

Matius 5:7

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

×

Matius 11:28

28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

×

1 Petrus 5:7

7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

Sharing Is Caring: